Sebanyak 88 Booth Tampil di CMSE 2025
Oktober 17, 2025Sebanyak 88 Booth Tampil di CMSE 202
AMBON, fokusmaluku.com- Sebanyak 88 booth dari berbagai pihak, termasuk OJK, SRO dan anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, perusahaan tercatat, DJPPR Kementerian Keuangan, serta UMKM binaan BEI dan lembaga mitra tampil di CMSE 2025, yang digelar pada 17–18 Oktober 2025 di Main Hall BEI, Jakarta.
Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhi berbagai seminar, talk show, dan podcast inspiratif. Pada hari pertama, acara diisi dengan Seminar Utama tentang peran dunia usaha dan pasar modal dalam pertumbuhan ekonomi nasional bersama para ekonom dan pelaku industri. Selain itu, ada podcast bertema investasi saham bersama dua artis ternama serta talk show lintas agama yang membahas perencanaan keuangan dari perspektif tiga pemuka agama.
Pada hari kedua, akan digelar peluncuran Produk Wakaf Berbasis Saham bersama Menteri Agama, disusul Seminar Pasar Modal Syariah bersama perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Rangkaian acara juga mencakup talk show bersama tiga investor individu dari profesi rakyat, sesi Inspiration Talk bersama motivator dan praktisi kesehatan, serta penampilan penutup dari penyanyi Judika.
Selain seminar dan talk show, pengunjung CMSE 2025 dapat menikmati photobooth interaktif, permainan edukatif, serta berkesempatan memenangkan doorprize dan grand prize dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Seperti tahun sebelumnya, BEI juga menghadirkan booth UMKM yang menawarkan berbagai produk unggulan lokal sebagai wujud dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat.
Acara CMSE 2025 terbuka gratis bagi masyarakat, baik secara luring di Main Hall BEI maupun daring melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange di linktr.ee/indonesiastockexchange.
“Melalui CMSE 2025, kami ingin menegaskan bahwa pasar modal Indonesia adalah milik rakyat. Siapa pun dapat berpartisipasi mulai dari modal kecil, asalkan dengan pengetahuan dan tanggung jawab investasi yang benar. Ini bukan hanya tentang investasi, tapi tentang kemandirian finansial dan masa depan ekonomi bangsa,” tambah Iman.
Dengan sinergi antara OJK, BEI, SRO, anggota bursa, perusahaan tercatat, manajer investasi, dan UMKM, penyelenggaraan CMSE 2025 diharapkan mampu memperluas inklusivitas, memperkuat literasi keuangan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal Indonesia. (**)


