OJK Maluku dan Pemkot Ambon Gelar Festival Hari Disabilitas Internasional

OJK Maluku dan Pemkot Ambon Gelar Festival Hari Disabilitas Internasional

Desember 7, 2025 0 By admin

AMBON,fokusmaluku.com-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar Festival Hari Disabilitas Internasional, didukung oleh Pemerintah Kota Ambon dan sejumlah Lembaga Jasa Keuangan lainnya, yang terlaksana pada salah satu Mall di Ambon, Sabtu (06/12/2025)

Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Ramah dan Inklusif Disabilitas, Mendorong Kemajuan Sosial dan Akses Keuangan yang Setara.”

Festival tersebut dihadiri Kepala OJK Provinsi Maluku, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Ambon, perwakilan sektor perbankan dan non-bank, serta para pimpinan Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Kota Ambon dan Maluku.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat inklusi sosial bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

“Kita hidup dalam keberagaman dan kemajemukan, tugas kita adalah memastikan bahwa semua orang yang hidup di Ambon memiliki akses yang sama dalam berbagai aspek kehidupan,” akui Wattimena.

Festival ini menjadi bukti kerja sama dan kerja kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon, OJK Maluku, dan lembaga keuangan dalam menciptakan ruang yang ramah bagi penyandang disabilitas. Melalui berbagai program inklusi keuangan dan sosial yang terus diperluas agar dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Acara juga menampilkan pertunjukan seni dari anak-anak disabilitas, termasuk peserta dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kota Ambon. Meski memiliki keterbatasan pendengaran, mereka mampu menampilkan karya yang harmonis dan inspiratif.

“Kalau mereka yang memiliki keterbatasan dapat berkolaborasi dan menciptakan harmoni, maka kita yang diberi kesempurnaan tentu harus mampu melakukan lebih banyak hal baik bagi mereka,” tambah Wali Kota.

Bodewin bahkan dengan tegas menyampaikan visinya untuk membangun kota yang toleran, berkelanjutan, dan inklusif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan akses layanan, fasilitas pendukung, ruang kreativitas, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas.(Eda L)