Kemampuan Keuangan Daerah Tak Memadai, TPP Tiga Bulan ASN Pemkot Tunda Pembayaran

Kemampuan Keuangan Daerah Tak Memadai, TPP Tiga Bulan ASN Pemkot Tunda Pembayaran

Desember 20, 2025 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Tak bisa dipungkiri bahwa kemampuan keuangan daerah saat ini tidaklah memadai, sehingga berpengaruh terhadap realisasi hak- hak pegawai di lingkup Pemkot Ambon.

Sebut saja, Tunjangan Tambahan Penghasilan ( TPP) ASN Pemerintah kota Ambon selama tiga bulan yakni September -November belum dapat direalisasikan atau mengalami keterlambatan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Jopie Silanno, mengatakan hingga saat ini pemerintah kota Ambon saat ini hanya baru mencairkan TPP ASN sampai bulan Agustus saja sementara bulan September, Oktober, dan November belum dapat dibayarkan.

“TPP kita baru dibayar sampai Agustus. Untuk September, Oktober, dan November memang belum bisa direalisasikan,karena kita terbatas dari sisi kemampuan keuangan daerah,” akui Silanno kepada fokusmaluku.com di Ambon, Sabtu enin (20/12/2025)

Menurutnya, realisasi TPP sangatlah bergantung pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketika capaian PAD tidak memenuhi target, maka pencairan anggaran yang bersumber dari PAD sudah pasti akan tertunda.

“Realisasi penerimaan tidak sesuai rencana. Akibatnya pencairan program dan kegiatan yang menggunakan sumber dana PAD, termasuk TPP, mengalami hambatan,” ucapnya.

Situasi serupa terjadi pada sejumlah program dan kegiatan daerah di bulan Oktober dan November yang belum dapat dicairkan karena kondisi pendapatan daerah tidak menopang kebutuhan anggaran.

Pemkot Ambon saat ini, dalam hal pencairan uang, akan lebih pada hal-hal yang menjadi program prioritas, itu ya g akan didahulukan proses pencairannya.

“Sampai Desember, yang diprioritaskan sesuai Surat Edaran Wali Kota adalah kegiatan terkait perencanaan dan pembayaran uang muka. Itu yang harus kita selesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia berharap realisasi pendapatan daerah dapat meningkat pada sisa waktu tahun ini sehingga pembayaran TPP dan program lain yang masih tertunda bisa segera dilunasi. (Eda L)