Supervisi Puskesmas, Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan Peserta JKN
Mei 25, 2026Tual, fokusmaluku.com- Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi peserta Program JKN, BPJS Kesehatan Kota Tual melaksanakan kunjungan ke Puskesmas Un.
Kunjungan ini bertujuan untuk monitoring dan evaluasi beberapa aspek penting dalam pelayanan kesehatan kepada peserta JKN. Hal ini sesuai dengan isi perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Tual dengan BPJS Kesehatan Cabang Ambon.
Pada saat melakukan supervisi, BPJS Kesehatan Cabang Ambon Melalui BPJS Kesehatan Kota Tual melihat sudah beberapa hal positif yang telah dicapai oleh Puskesmas Un dan Puskesmas Un.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim menyampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan Program JKN di Puskesmas Un telah berjalan dengan efektif.
“Agar dioptimalkan pemanfaatan antrean online di Aplikasi Mobile JKN sesuai dengan Target 74%. Selain itu, dapat menempatkan petugas duta Mobile JKN lebih dari 1 (satu) orang untuk membantu edukasi peserta dalam proses mengunduh, registrasi dan pengambilan antrean online di mobile JKN,” ucap Harbu.
Harbu juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan juga mempunyai aplikasi i-Care BPJS Kesehatan yang dapat membantu pekerjaan tenaga medis di puskesmas.
“Petugas Pcare diharapkan dapat secara real time melakukan penginputan data. Dan mengarahkan pasien untuk mengisi Kesan dan Pesan setelah melakukan pelayanan di puskesmas,” harap Harbu.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Un, Dina L.M Oraplean menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan monitoring ini, berguna untuk mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan lagi.
“Kami para tenaga medis dan non medis di Puskesmas Un selalu berupaya dan berkomitmen untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan. Termasuk target yang diharapkan tercapai pada bulan Mei 2026,” ujar Dina.
Lanjut Dina, untuk mencapai target-target tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemenuhan sarana dan pra sarana di Puskesmas Un.
“Untuk mencapai target, harus didukung juga dengan pemenuhan sarana dan prasarana sehingga implementasi sistem antrean online bisa berjalan dengan baik,” ujar Dina.
Mengakhiri perbincangan, Harbu mengatakan bahwa kunjungan supervisi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan efisien.
“Kami berharap bahwa hasil dari supervisi ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan peserta JKN yang berobat di Puskesmas Un,” kata Harbu.
Sebagai informasi, BPJS Kesehatan secara rutin melaksanakan focus group discussion (FGD) dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengingatkan kembali teknis Indikator Kepatuhan FKTP. (**)

