MenKeu Sri Mulyani Resmikan Dermaga Senilai 121 Miliar di Ambon
Januari 9, 2019AMBON,FM.- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono dalam kunjungan ke Ambon meresmikan Dermaga Laut di Tawiri- Laha Kecamatan Teluk Ambon, kota Ambon- Maluku dan pengaman pantai Wainitu, yang berlokasi di kecamatan Nusaniwe kota Ambon, Rabu (08/01/2019)
Pembangunan dermaga dilakukan dengan menggunakan dana multi years kementerian lembaga.
Dalam laporannya, Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Ismail Usemahu menyatakan, masalah konektifitas dan aksebilitas adalah hambatan terbesar karena kurang didukung yang bersumber dana SBSN 2017-2018 oleh Satker Pelaksana jalan Nasional Provinsi Maluku. Dengan pelaksana PT.Brantas Abip Raya, senilai 121 Miliar lebih dengan konsultan PT. Yodya Karya dan PT.Rosario.
Pembangunan dermaga ini terdiri dari Trester darat 20 Meter, panjang dermaga 250 Meter Lebar 12 Meter serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana lainnya.
Dermaga ini dibangun dengan maksud sebagai tempat bolak balik bahan bakar, obat-obatan, bahan makanan, perlengkapan kesehatan bagi ABK-RI, perbaikan dnan peralatan kapal saat terjadi kerusakan, reflesing ABK.
Sementara revitalisasi pantai Wainitu dibangun sepanjang 1346 meter, yang dilaksanakan sejak tahun anggaran 2013 oleh Balai Wilayah Sungai Maluku dengan total kontrak 19 Miliar lebih.
Didukung dengan peningkatan kualitas pemukiman kumuh pada lokasi dimaksud diatas tanah seluar 7, 89 Hektar.
Kegiatan ini merupakan pembangunan ruang terbuka publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai prasarana akses sibilitas ruang interaksi masyarakat Ambon yang dibangun okeh Satker pemukiman PU Maluku tahun 2018. Dengan nilai kontrak 11 Miliar lebih.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menyatakan, untuk memperkuat seluruh perekonomian dan membuktikan kehadiran negara pada daerah dimaksud.
Komitmen Presiden Widodo untuk membangun dari pinggiran, pelosok dan daerah yang selama ini tertinggal sangatlah tinggi.
“Kita sudah mengakomodasikan melalui berbagai instrumen untuk menangkap kebutuhan Negara pada berbagai bagian, agar dapat membangun secara bersama dan berkeadilan. Salah satunya adalah melalui dana transfer daerah yang akan nampak dari sisi formula tidak hnya berdasarkan jumlah penduduk melainkan luas wilayah bukan hanya darat tetapi laut juga. ( FM-09)
