Pemkot Ambon Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah Lewat Capacity Building dan Studi Tiru TP2DD di Balikpapan
Juni 29, 2026AMBON, fokusmaluku.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Salah satunya dengan mengikuti kegiatan Capacity Building & Studi Tiru Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Maluku yang berlangsung di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada 10–11 Juni 2026.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia ini diikuti oleh perwakilan Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Dari Kota Ambon hadir Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) bersama jajaran BPPRD dan BPKAD yang menangani implementasi ETPD.
Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi strategis, di antaranya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pencatatan anggaran dan belanja daerah oleh Pusdatin Kementerian Dalam Negeri, kisah sukses implementasi TP2DD Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Balikpapan, serta peran Bank Pembangunan Daerah dalam mendorong penerapan transaksi non tunai di lingkungan pemerintah daerah.
Selain sesi pemaparan materi, pada hari kedua dilaksanakan coaching clinic bagi masing-masing pemerintah daerah peserta. Dalam sesi tersebut, setiap daerah mempresentasikan roadmap atau peta jalan ETPD, perkembangan implementasi kanal pembayaran elektronik, serta rencana aksi pengembangan digitalisasi transaksi daerah ke depan.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dicky Afrianto, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi seluruh pemerintah daerah dalam meningkatkan penggunaan transaksi non tunai. Menurutnya, setiap daerah diharapkan mampu menyusun program dan kegiatan yang mendorong perluasan kanal pembayaran digital sehingga mampu meningkatkan Indeks ETPD di masa mendatang.
Ia juga menekankan bahwa coaching clinic menjadi sarana evaluasi terhadap perkembangan roadmap ETPD masing-masing pemerintah daerah potensial di Provinsi Maluku, sebagai bagian dari upaya meraih prestasi pada ajang Championship TP2DD, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Ambon memperoleh berbagai referensi dan praktik terbaik dalam pengembangan strategi digitalisasi transaksi daerah.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi ETPD di Kota Ambon, meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, memperluas layanan pembayaran digital kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. (**)


