Jajaran Diskominfo se-Maluku Dilatih Cara Antisipasi Serangan Hacker

Maret 20, 2019 0 By admin

AMBON, FM,- Jajaran perangkat bidang persandian pada Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian se-provinsi Maluku dilatih cara mengantisipasi serangan hacker pada situs-situs resmi milik pemerintah daerah. agar siap menghadapi dinamika ancaman dan tantangan keamanan siber yang semakin meningkat,OPD dilatih IT Security dan Assesment guna mengantisipasi serangan yang akan dihadapi kedepan melalui kegiatan Sosialisasi IT Security dan Assesment, yang digelar di Aula Dinas Infokom Maluku, Rabu (20/03/2019)

Salah satu materi yang disampaikan adalah tentang pentingnya IT, dan Assesment terhadap tiga aplikasi pemerintah daerah yakni, BKD, dan Disperindag Maluku.

Plh. Gubernur Maluku, Hamin Taher dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kominfo Maluku, Frona Koedoboen menyatakan, perkembangan teknologi digitalisasi, domain website.go.id menjadi favorite para hecker untuk
menunjukan kemmapuan dalam menjebol sistem keamanan suatu apllikasi berbasis web.

Hal ini dengan mudah dilihat di web www.defacer.id sebagai tempat para hecker berusaha untuk menyerang data digital diberbagai didang. Dengan tingginya resiko serangan siber. pemerintah daerah Provinsi Maluku tetap mendorong serta memberikan perhatian serius terhadap resiko yang ditimbulkan oleh serangan para hacker

Akuinya, Teknologi bukan hanya tentang bagaimana perangkat lunak atau perangkat keras bisa mengolah data yang cepat atau memiliki kapasitas data yang besar. namun keamanan data itupun menjadi perhitungan tersendiri dengan semakin berkembangnya era-digital dan teknologi saat ini, resiko dan bahaya akan kejahatan siber. Untuk itu, dengan
berkembangnya berbagai teknologi dan digitalisasi ini dibutuhkan sebuah solusi sekuritas yang dapat melindungi seluruh data yang dimiliki.

Disamping itu,BSSN akan memebrikan saran dan
rekomendasi terkait pengamanan yang perlu diperbaiki dan ditambah untu meminimalisir celah kerawanan yang terdapat pada semua sistem informasi, serta menghasilkan kesepakatan penting dan strategis terkait pengamanan sistem informasi, sekaligus menjadikan pedoman dalam melaksanakan tugas untuk menjawab tantangan era digitalisasi yang pesat perkembangannya.

Lanjut Koedoboen  seiring dengan makin manjunya teknologi, tentu semakin maju cara hacker menyerang data digital. resiko serangan siber sangat berbahaya dari segi kenyamanan penggunaan data. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mengidentifikasi dan menganalisis seberapa jauh kerentanan dan ketahanan infrastruktur maupun aplikasi yang dimiliki terhadap serangan dari luar, salah satu cara identifikasi dan prevensi baik adalah dengan melakukan kegiatan assesment.

Diharapkan, kerjasama antar Badan Saber dan Sandi Negara dengan instansi pemerintah yang bergerak dibidang pengamanan informasi untuk melakukan sosialisasi IT Security dan Assesment pada aplikasi yang dimiliki OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (FM-07)