Pertumbuhan Ekonomi Maluku Triwulan I Mengalami Kontraksi
Mei 10, 2019AMBON,FM.- Pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan I terhadap triwulan sebwlumnya mengalami kontraksi sebesar 1,60 persen. yang mana dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi jasa keuangan dan asuransi 5,58 persen. dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi LNPRT yang tumbuh sebesar 2,18 persen. Demikian ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk saat publish Berita Resmi Statistik, Senin lalu.
Dikatakan, ekonomi provinsi Maluku triwulan I tahun 2018 bila dibandingkan dengan triwulan I 2018 tumbuh 6,32 persen. pertumbuhan didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 4,75 persen. pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa keuangan dan asuransi sebesar 12,29 persen diikuti oleh lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 8,44 persen dan konstruksi sebesar 7,99 persen.
Akuinya, struktur PDRB provinsi Maluku menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2019 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.
lapangan usaha pertanian, kehutanan dan Perikanan, lapangan usaha administrasi pemerintahan,pertahanan dan jaminan sosial wajib, serta lapangan usaha perdagangan besar -eceran dan reparasi mobil sepeda- motor masih mendominasi PDRB provinsi Maluku ditriwulan I 2019.
“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan 1 2019 lapangan usaha pertanian kehutanan dan Perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,56 persen, diikuti lapangan usaha administrasi pemerintahan pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 1,34 persen dan lapangan usaha perdagangan sebesar 1,17 persen,” ungkapnya.
Dengan demikian, perekonomian Maluku berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan 1 2019 mencapai 11,13 triliun dan atas harga konstan 2010 mencapai Rp. 7,54 triliun. (FM-05)
