Wally: Stop Intimidasi dan Ancam Pasukan Kuning di Ambon
Agustus 2, 2019AMBON, FM,- Yusuf Wally, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat menyangkan sikap senonoh dari oknum yang sering melakukan intimidasi dan ancaman terhadap pasukan kuning di kota Ambon, atas persoalan aksi mogok yang dilakukan oleh sebagian pasukan kuning, terutama mereka yang tergolong buruh sampah.
“Sebenarnya tidak perlu mengancam, kepala dinaspun tidak boleh begitu, kita yang mesti evaluasi diri, kapan kita ketemu mereka, kapan kita dengar masukan dari mereka, kapan kita memberikan informasi kepada mereka,” akui Wally kepada fokusmaluku.com usai menerima buruh sampah di Baileo Rakyat Belso-Ambon, Jumat (02/08/2019)
Menurut Wally, Pasukan Kuning, adalah pejuang kebersihan di kota
Ambon, bahkan tujuh kali kota Ambon memperoleh Adipura juga atas pengabdian dan jasa pasukan kuning.
“Setiap mata kita terbuka, Ambon sudah bersih, mereka yang setiap harinya bergelut dengan sampah dan bau, adalah penjuang kebersihan sejati bagi kota manise, inilah yang mesti disyukuri, saya berdoa, berdosalah orang-orang yang mengintimidasi mereka,” akuinya dengan nada keras.
Jika masih saja, ada laporan dari salah satu pasukan kuning, tentang Perlakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan tentu kita akan panggil ulang kepala dinas beserta stafnya untuk menjelaskannya.
“Jangan merasa kita berada diatas, lalu seenaknya saja, meskipun status mereka adalah buruh harian lepas. karena atas pengorbanan mereka, wajah kota ini berubah, kita harus tau doa orang kecil, orang besar bisa jatuh,” Demikian Wally. (FM-09)
