Belajar Dari Kesuksesan Dinkes, Tim Kesehatan Aru Study Tiru di Ambon

Agustus 18, 2019 0 By admin

AMBON, FM,- Dianggap sukses dan maju dalam melaksanakan promosi  Kesehatan, Tim petugas puskesmas dan dokter dari kabupaten kepulauan aru melakukan studi tiru di kota Ambon, Jumat kemarin. Tim tersebut dari dari 24 petugas puskesmas dari 30 Puskesmas di bumi Jargaria tersebut.

Cheny Untayana, salah satu dokter umum pada puskesmas perawatan Jerol. kepada wartawan menjelaskan, study tiru dilakukan berkaitan tentang promosi kesehatan, bagaimana langkah dnan trik yang dipergunakan kota Ambon dalam upaya mempromosikan Ambon hingga maju dan berhasil seperti saat sekarang ini.

Ambon sangat berhasil sekali dalam mempromosikan kota Ambon, salah satunya tentang implementasi kawasan tanpa rokok. masyarakat bahkan pemerintahnya juga sangat mendorong hal tersebut, ditambah dengan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi payung hukum dalam setiap proses pelaksanaannya.

Selain tentang kawasan tanpa rokok, pihaknya juga ingin mengetahui tentang cara mengajak masyarakat untuk  berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) maupun tentang kader posyandu yang bekerja dari hati dalam membantu dan melayani masyarakat secara ikhlas.

“Kita akan kondisikan dengan kawasan di Aru baik caranya, hingga komitmen pemimpinnya. Yang menjadi target besar kita juga adalah promosi kesehatan tentang pencegahan penyakit harus lebih ditingkatkan lagi, setelah kembali dari kota Ambon,”akui Untayana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy menyatakan, pihaknya sangat merespon baik kedatangan tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru.

Dalam kesempatan ini pihaknya melakukan sharering, apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan masing- masing.

“Mungkin tidak ada yang berlebih,tetapi kita berdiskusi mungkin ada dari kita yang belum mereka miliki dan dijalankan itu semua dapat dijalankan, kemudian kita juga akan belajar dari mereka,  mungkin ada yang dari kita yang belum dicapai.sehingga kita bisa belajar dari meraka.

Diakui, persoalan Sumber Daya Manusia dalam  hal pemberdayaan masyarakat itu yang masih harus terus digalakan.
Bila dibandingkan kondisi diperkotaan dengan teman-teman yang di Kabupeten yang lain, masih lebih mudah datang ke posyandu dibandingkan dengan orang yang ada di kota dengan tingkat kesibukan yang tinggi.

Pelupessy mengakui, Tim juga akan diperlihatkan tentang bagaimana penerapan sisitim informasi kesehatan,  yang telah dilaksanakan kemudian juga beberapa  posyandu yang menang lomba juga akan didatangi.

“Kami  juga telah membawa merek mendatangi sekolah percontohan kawasan bebas tanpa rokok, itu juga yang akan mereka lihat keberhasilan kawasan tanpa rokok dalam hal ini penerapan masih di lembaga pendidikan. dengan komitmen pemerintah kota Ambon tentang kawasan bebas rokok, yang telah dicanangkan sebelumnya.

Dinas Kesehatan kota Ambob sendiri, tidak dapat menilai diri sendiri. misalkan mereka menganggapnya suatu hal yang bagus,lantas bukan alasan bagi Pemerintah kota Ambon untuk  harus berpuas diri, tetapi justru memacu diri dalam kerja dan kerja. intinya bagaimana masyarakat sejahtera sesuai dengan visi misi pemerintah kota Ambon yaitu Ambon sehat dan terus berbagi.

Lanjutnya, Dinas Kesehatan kota Ambon maupun Pemerintah kita Ambon pada umumnya akan terus berbenah sambil tetap membenahi diri dalam sistem pelayanan dan lainnya  sehingga tidak menutup kemungkinan bagi daerah lain untuk berkunjung dan melakukan studi tiru di kota Ambon. (FM-06)