10 Pasien Operasi  Urologi Masuk Daftar Tunggu Prioritas 2021

10 Pasien Operasi Urologi Masuk Daftar Tunggu Prioritas 2021

Februari 12, 2020 0 By admin

AMBON, FM,- Sebanyak sepuluh pasien operasi urologi gratis kerjasama pemerintah kota Ambon dan Vlisingen Belanda, terpaksa harus menunggu jadwal operasi hingga tahun mendatang.

Kesepuluh pasien ini kan menjadi prioritas utama tim dokter Belanda saat melangsungkan operasi nanti. kata Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy kepada wartawan saat konfrensi pers, di media center, Rabu (12/02/2020)

Pelupessy menjelaskan, sepuluh pasien ini awalnya telah lolos melakukan proses pendaftaran bersama ratusan pasien lainnya dengan usulan penyakit yang diderita, namun tidak serta merta usulan itu langsung ditindak, tetapi ada tahapan berupa screening dan pemeriksaan laboraturium yang mendukung apakah pasien tersebut akan dioperasi ataukah tidak.

llantaran mengalami keterbatasan tenaga dokter yang hanya 2 orang, ruang yang hanya satu dan waktu yang dibatasi, menyebabkan tidak semua pasien yang mendaftar mendapatkan kesempatan untuk dioperasi sehingga ada pasien yang mesti menungggu di tahun mendatang.

“Jumlah pasien yang ikut berpartisipasi berjumah 304 orang ini pasien terbanyak sepanjang operasi dilakukan oleh Vlisingen-Belanda hal itu menandakan respon masyarakat cukuo besar terhadap langkah pemerintah, terutama bagi masyarakat kota Ambon yang berpenghasilan rendah dan manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” akui Pelupessy.

Untuk diketahui,dari total 304 pasien di puskesmas, 260 diantaranya terdaftar di wilayah kota Ambon, sementara pasien dari luar kota sebanyak 44 orang, jumlah pasien yang mendapatkan screening atau pemeriksaan awal sebanyak 190 pasien dan jumlah yang telah dioperasi sebanyak 64 orang terhitung hingga 13 Februari, sementara pasien yang menjadi prioritas tahun depan sebanyak 10 orang.

Pasien yang berhasil dilakukan tim dokter diantaranya ooperasi citoscoopy sebanyak 13 orang, turp atau prostat sebanyak 30 pasien, operasi Hernia anak sebanyak 5 orang, operasi batu ginjal sebanyak 5 orang, batu kandung kemih sebanyak 3 orang,batu ureter berjumlah 2 pasien post operasi batu ginjal sebanyak 2 orang, penis bengkok berjumlah 1 orang, striktur ureter sebanyak 1 orang, oletotomy sebanyak 1 pasien dan vistel buli-buli sebanyak 1 orang.

tambah Pelupessy, usai proses operasi akan dilakukan evaluasi lanjutan terhadap seluruh rangkaian proses yang telah dilakukan dan apa yang dapat dibenahi tahun mendatang, baik sarana prasaran maupun lainnya. sehingga nantinya tahun mendatang akan ada banyak pasien yang ikut berpartisipasi.

“Kita bersyukur tahun ini, kita mendapatkan ijin, kita akan terus berbenah dan berusaha, apapun tantangan yang dihadapi akan tetap diterobos demi masyarakat kota Ambon.

Untuk pengobatan lanjutan pasca operasi ,tambah Pelupessy, setiap pasien akan masuk ruang rawat inap dan didampingi dokter spesialis bedah, hingga kondisi benar pulih dan dinyatakan pulang . (FM-09)