Hasilkan Ratusan Juta/tahun, Rusun Nania Tak Berkontribusi ke Kas Daerah
Februari 1, 2022AMBON, FM, – Rumah Susun ( Rusun) yang dibangun oleh Kementerian PUPR di desa Nania menghasilkan ratusan juta rupiah per tahun. Namun pendapatan sebesar itu ternyata belum berkontribusi ke kas daerah sehingga menambah pendapatan kota Ambon.
Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally saat rapat evaluasi bersama mitra PRKP menyatakan pendapatan dari Rusun itu ternyata belum tercatat sebagai PAD kota Ambon, dikarenakan belum adanya penyerahan dari Kementrian terhadap dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman kota Ambon.
“Pendapatan dari rumah susun selama ini beroperasi belum dimasukan sebagai pendapatan daerah, dan hanya dianggarkan untuk operasional, namun tidak selamanya ini menjadi dana operasional, ” Ungkapnya.
Wally menyebutkan, Rumah Susun (Rusun) di desa Nania masih menjadi primadona baru tempat tinggal untuk masyarakat kota Ambon, terutama ASN Pemkot Ambon dikarenakan rumah susun yang ada tidak mampu menampung peminat yang akan masuk ke rumah susun karena selalu full
“Saat ini jumlah rumah susun ada 54 bilik, yang memiliki harga variasi, ada yang 300.000, 250.000 dan 200.000, jika dihitung rata-rata 250.000 berarti hampir 13.500.000 perbulan, dan 162 JT per tahun, ” Tuturnya.
Dalam rapat bersama mitra itu uga disebutkan, Pemkot Ambon sementara berkoordinasi dengan pemerintah pusat, agar dapat dibangun Rusun yang baru juga bagi para ASN yang rencananya akan berpusat di ongkoliong. (FM-09
