Reses Tito Laturiuw di Dapil, Masyarakat Curhat Banyak Hal

Maret 9, 2022 0 By admin

AMBON, FM, – Anggota DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw atau yang akrab disapa Pak Tito dalam reses pada masa sidang II tahun 2021/2022 dari tanggal 27 Februari hingga 4 Maret 2022 dilakukan pada 4 lokasi kegiatan pada Daerah pemilihannya (Dapil)

Setelah sebelumnya dirinya telah turun langsung dan mendengar serta menampung aspirasi masyarakat di wilayah setempat bahkan mencoba membantu masyarakat yang ternyata mendapat respon baik oleh warga sekitar.

Kunjungan resepnya kali ini, didasarkan pada kegiatan Musrembang tingkat Kecamatan Baguala yang berlangsung di kantor Kecamatan dimaksud, (24/02/2022)

Sebagai Aleg yang berada pada Dapil Ambon 4 yang meliputi kecamatan Baguala dan Kec. Teluk Ambon, dipandang perlu untuk mengikuti kegiatan musrembang agar dapat mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus dapat mengetahui dan berperan aktif dalam menyelesaikan problematika yang dihadapi oleh warga masyarakat terkait program pemerintah dan implementasinya pada wilayah kecamatan Baguala.

” Pada saat musrembang telah didengarkan penyampaian beberapa persoalan oleh warga masyarakat yang hadir saat itu antara lain, dari Kelurahan Lateri, Negeri Halong, Lembah Agro Passo, Desa Negeri Lama dan Negeri Passo, ” Akui pak tito.

Sejumlah uneg-uneg yang disampaikan masyarakat antara lain, dari Kelurahan Lateri terkait pelaksanaan program infrastruktur di desa yang perlu mendapat perhatian soal koordinasi sampai pada tingkat RT serta mutu atau Kualitas dari pekerjaan yang dikerjakan yakni talud dan drainase.

Masalah lain yang juga disampaikan adalah keberadaan mangrove di pantai Lateri yang terancam rusak setelah dibangunnya rumah makan di wilayah pantai dimaksud serta
kelangsungan hidup mangrove yang tersisa.

Sedangkan Negeri Halong menyampaikan persoalan tentang keberadaan mangrove di pantai negeri Halong yang juga terancam rusak dan musnah sebagai akibat banyak pembangunan fisik yang dilakukan akibat dari Reklamasi pantai. Oleh sebab itu, pemerintah diminta juga untuk memperhatikan dan mendengarkan setiap keluhan warga.

Dari Lembah Agro Passo, persoalan utama yang dialami warga adalah dampak lingkungan dari pembuatan IPAL KOMUNAL. Kerusakan yg terjadi dari limbah Ipal Komunal tersebut sangat meresahkan warga setempat krn bau busuk yg timbul. Penanganan terhadap kerusakan tsb, sampai saat ini belum dilakukan.
Meari Desa Negeri Lama, persoalan utama yg disampaikan adalah batas daerah pemerintahan anatara Desa Negeri Lama dan Negeri Passo.

Kegiatan Reses selanjutnya dilakukan pada hari inggu 27 Feb 2022, dlm bentuk menyambangi dan berperan aktif utk menunjang Keg. AM GPM ranting Suara Pelayanan di Passo lewat kegiatan lomba Pinalti Kick.

Pada hari yang sama,dilakukan juga kunjungan ke lokasi Pastori 3 Jemaat GPM Passo Anugerah. Pastori 3 ( Rumah Hamba Tuhan) sampai saat ini masih dalam tahapan penyelesaian, sehingga lewat kunjungan ini Pastori 3 diharapkan dapat dipercepat penyelesaiannya.sehingga dapat digunakan sebagai tempat untuk mendengarkan aspirasi warga jemaat dan juga warga masyarakat Passo, khususnya di lokasi RT 013/RW 03 Passo.

Aspirasi yang disampaikan saat itu juga adalah tentang pembuatan lampu jalan dan jalan setapak di wilayah RT tepat disekitar lokasi pastori.

Prinsipnya sebagai wakil rakyat yang dipercayakan duduk di kursi legislatif, saya akan tetap bekerja untuk kepentingan masyarakat.
(FM-07)