Festival Budaya Muslim Tahun 2018 Digelar
Agustus 11, 2018AMBON,FM.- Festival Budaya Muslim tahun 2018 kembali oleh digelar di kota Ambon. yang diprakarsai oleh AMC, yang digelar di Pelataran Masjid Al Fatah-Ambon, Sabtu
Festival kali ini dilakukan dengan Tema” Merawat Tradisi dalam Regenerasi Khasanah Budaya islam Maluku.
Ketua Panitia pelaksana, Fahrul Amar kepada wartawan menyatakan, peserta dalam festival kali ini mengalami penambahan dibandingkan tahun lalu.
Festival ini tidak hanya menampilkan tradisi hadrat tetapi sejumlah tradisi lainnya, salah satunya adalah pencak silat Kampung yang sudah mulai hampir terkikis, termasuk bidaya islam tempo Doloe
Diharapkan, tahun mendatang ada peningkatan dan tradisi hadrat harus terus dikembangkan agar tidak punah dengan cara melakukan pengembagan.
“Peserta kali ini mengalami penambahan, bukan hanya berasal dari kota Ambon, tetapi luar Ambon juga terlibat dalam perlombaan kali ini yakni sebanyak 41 peserta diantaranya dari kota Ambon, . Maluku Tengah adalah Negeri Hila Kaitetu, Larike, Morela, Asiluly, SBB yakni negeri Luhu, Saparua: Siri-Sori Islam dan Kulur.
Amar menjelaskan, peserta lomba akan mengikuti rute yabg telah ditetapkan sebelumnya, antara lain star dari Masjid Alfatah menuju ke Trikora,belok kanan ke arah Petak 10,Masuk arah Perigilima, masuk Waihaong dan berakhir finish di depan masjid Alfatah lagi.
Sementara itu, Ketua Ambon Muslim Community, Saiful Ali Maskaty juga mengungkapkan, Festival Islam ini, akan dijadikan agenda rutin tahunan. dengan melibatkan Ambon Music Office (AMO) dan Pemerintah baik kota Ambon maupun provinsi Maluku, dengan maksud agar dapat terus mengembangkan budaya leluhur agar tidak hilang.
” Generasi muda di Maluku ini, harus tetap dipacu agar tidak lupa dengan tradisi leluhur yang sudah lama ada. salah satu caranya adalah dengan terus melakukan pengembangan, serta dapat terus menampilkan jati diri sebagai umat muslim terutama di negeri Maluku tercinta ini.
Hal unik dari festival tahun ini adalah keterlibatan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) dalam acara dimaksud. bahkan telah turut serta sejak awal acara ini digagas.
“Tahun mendatang kita akan lebih fokus lagi dalam mengembangkan tradisi leluhur umat muslim di Maluku ini, yang digagas dengan lebih menarik lagi, apalagi jika didukung penuh oleh pemerintah daerah Provinsi dan Kota Ambon. tentu akan sangat menarik lagi, terutama mengenalkan budaya kepada generasi ini,” Demikian Almaskati (FM-09)
