September, Kota Ambon Deflasi

Oktober 2, 2018 0 By admin

Ambon, FM.- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluki Pada bulan September Kota Ambon mengalami deflasi yakni 0,45 persen. Hal ini disebabkan karena terjadinya penurunan Indkes Harga Konsumen (IHK) dari 127,59 menjadi 127,02.
“Inflasi tahun kalender Kota Ambon pada September 0,98 persen dan inflasi tahun ke tahun -0,56 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku Dumangar Hutahuruk kepada wartawan diruang rapat kantor tersebut, Senin (1/10).
Deflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya penurunan IHK pada dua kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan 4,18 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,14 persen.
Dikatakan, untuk inflasi di Kota Ambon terjadi pada lima kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 3,10 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,10 persen, kelompok sandang 0,22 persen, kelompok kesehatan 0,37 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,68 persen.
“Dibulan September, komoditi-komoditi yang menyumbang inflasi adalah mie, angkutan udara, ikan cakalang asap, rokok kretek, dan lemon cina. Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi ikan layang, cabai merah, kangkung, cabai rawit, dan daun melinjo,”jelasnya.
Sementara itu, pada bulan september kota Tual justru mengalami inflasi 0,14 persen, akibat adanya kenaikan IHK dari 152, 09 menjadi 152,30.
Inflasi tahun kalender Kota Tual -0,66 persen dan inflasi tahun ke tahun -0,86 persen.
Ia merincikan, inflasi kota Tual terjadi karena adanya kenaikan IHK pada lima kelompok pengeluaran yakni, bahan makan 0,54 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,23 persen, kelompok sandang 0,01 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,06 persen. Sedangkan deflasi terjadi pada satu kelompok yakni kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,74 dan saru kelompok tak mengalami perubahan yakni kelompok kesehatan.
Oleh karena itu, komoditas yang dominan menyumbang inflasi di kota Tual adalah ikan teri, ketela pohon, bayam, ikan layang dan ikan ekor kuning. Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi adalah ikan kembung angkutan udara, ikan cakalang, cabai rawit dan lengkuas.( FM-07)