Kesan Persaudaraan Sejati di Maluku Jamah Semua Orang Indonesia

November 1, 2018 0 By admin

AMBON,FM.-Ada kesan terbaik tentang cara menjalin persaudaraan sejati dri Maluku untuk Indonesia. Tentang bagaimana cara hidup berdampingan dalam keberagaman.Dalam Seminar Nasional yang digelar di islamic Center Ambon, Rabu (31/10/2018) Gubernur maluku,Said Assagaff dalam sambutannya pada seminar Nasional dengan Tema” Dari Maluku untuk indonesia kita rawat NKRI yang damai dan perikeadilan melalui budaya menyanyi

Sebagai narasumber yang membawakan ” Maluku rumah belajar hidup basudara dalam keragaman agama budaya dan politik.

Dikatakan, Maluku pernah mengalami konflik antar umat beragama dan kini telah berkembang menjadi salah satu daerah yang memiliki indeks kerukunan antar antar umat beragama tertinggi atau terbaik di indonesia setelah bali dan NTT.

Pengalaman pembangunan perdamaian di maluku dapat dikatakan sebagai salah satu contoh puisi building yang terbaik indonesia bahkan mungkin juga di dunia.

“Succes Story pembangunan perdamaian diperjuangkan saat ini dalam kondisi masyarakat dan pemerintah sangat terpuruk pada semua bidang kehidupan mengakibatkan kami hampir kehilangan asrama ingat konflik di maluku saat itu bukan hanya mengakibatkan korban harta benda hilangnya ribuan nyawa hilangnya harapan hidup tetapi juga meninggalkanmu luka rohani dan duka mendalam,”

Baginya, bertolak dari success story proses rekonsiliasi dan pembangunan perdamaian taste konflik di maluku serta makin tingginya kesadaran masyarakat untuk membangun budaya damai sebagai model modal sosial baru yang dimiliki masyarakat Maluku antara lain: berkembangnya kesadaran masyarakat untuk mengembangkan kerukunan umat beragama dan persaudaraan sejati, tumbuhnya kesadaran untuk melakukan revitalisasi dan transformasi terhadap budaya budaya lokal masyarakat maluku yang memuat nilai-nilai kearifan lokal sebagai kekuatan integrasi sosial dalam kehidupan orang bersaudara di Maluku, munculnya berbagai gerakan kelompok civil society yang menjadi agen- agen perdamaian di berbagai segmen masyarakat lintas agama, lintas provinsi dan lintas isu yang turut berperan membangun persaudaraan sejati di maluku, mulai dikembangkan nya kontekstual is easy teologi dan pengembangan misi dan dakwah damai yang dipelopori oleh kampus- kampus agama seperti adanya pengembangan pendidikan multikultural dan pendidikan nilai di kampus dan sekolah. bahkan berkembangnya kesadaran fotokritik dan transformasi pemahaman dari agama dan teologi yang eksklusif dan konflik tual menjadi teologi hidup orang bersaudara yang kontekstual inklusif pluralisme.

“Kami bertekad akan mengembangkan maluku sebagai laboratorium kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia, dari maluku kita inginkan ingin tunjukkan bagaimana sejatinya peradaban agama-agama itu dibangun,” akuinya.

Lebih jauh dikatakan, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat di daerah akan terus berjuang untuk menjadikan daerah ini sebagai daerah yang paling rukun dan damai di indonesia bahkan dunia cita-cita kami ini bukan sekedar untuk mengejar prestasi, tetapi bagaimana membangun kualitas kerukunan dan kedamaian antar umat beragama yang sejati karena kami menyadari kekerasan dan mengatasnamakan agama selama berabad-abad merupakan salah satu kejahatan terburuk yang telah menghancurkan peradaban manusia seperti yang pernah kami alami di daerah ini orang maluku bilang “sampe jua”

Agama-agama di Maluku dewasa ini juga dituntut perannya untuk jeli secara bersama-sama dengan pemerintah menangani berbagai macam problem sosial yang sedang dihadapi masyarakat seperti, masalah narkoba HIV -AIDS terorisme, kerusakan lingkungan hidup, kemiskinan dan keterbelakangan, korupsi serta berbagai problem sosial lainnya, demi mewujudkan pembangunan Maluku yang rukun religius dalam kesejahteraan berkualitas dan demokratis dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. ( FM-07)