Pangelaran Seni Budaya SMA Lentera, Bukti Implemantasi Multi Disiplin

November 24, 2018 0 By admin

AMBON,FM.-Sebagai Implementasi kegiatan multi disiplin dari tujuh mata pelajaran, siswa- siswi SMA Lentera Harapan Ambon kelas XII Ambon menggelar pagelaran seni dan budaya dan drama yang dipusatkan di Gedung Teather Taman Budaya Ambon, Sabtu (24/11/2018)

Pangelaran ini bertemakan, Arika “Mari Kalesang Budaya” sekaligus sebagai bentuk pengembangan bakat dan talenta yang dimiliki setiap siswa siswi kelas XII.

Turut hadir dalam pangelaran seni, Asisten I Wali Kota Ambon, Mien Tupamahu, Perwakilan Ambon Music Office (AMO), Kepala Bidang Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Ambon, Selly Kalahattu, Kepala sekolah seluruh tingkatan pada sekolah tersebut, seluruh orang tua murid SMA Lentera Ambon dan turut hadir anak- anak panti asuhan Caleb House. Pangelaran ini diawali dengan tarian lenso dari sanggar Boiratan Negeri Soya.

Berbagai group musik akhirnya dibentuk pada penampilan siswa-siswi ini agar tampak lebih kreasi.diantaranya, Tacigi Group yang membawakan beberapa lagu asal Maluku yang dipadukan antara musik tradisi dan modern seperti lagu Lembe- Lembe, Waktu Hujan Sore- Sore, disusul oleh Calakate Group n band dengan lagu Oleh SIO, Pohon Sagu, Nona Manis Siapa yang punya, Rasa Sayang E,
Hadir juga penampilan dari sanggar Boiratan dengan kelincahan tangan memainkan alat musik Tifa dan Totobuang, anak- anak panti asuhan Caleb House dengab lagu Gandong.

Penampilan dilanjutkan oleh Game Group dengan lagu Buka Pintu, Sayang Kane, Bapa Ceda Kayu Saika, sementara Kole Kole Grup dengan lagu, Goro Gorone, O Ulate, Kota Ambon Ibu Negeri Tanah Maluku,Rame Rame,
Pagelaran ini juga turut diisi oleh bintang tamu, Selly Kalahatu yang juga adalah pemenang pertama Golden Memories.
Yang menarik dari pangelaran seni budaya ini adalah drama tentang kisah Tanjong Marthafons.

Kepsek SMA Lentera Ambon, Zenas Siahaya dalam sambutannya menyatakan, sangat bangga atas kreatifitas dan bakat yang dimiliki siswa- siswinya, dengan apresiasi akan karya anak didik melalui bakat dan talenta, tentu harus dikembangkan. Salah satubya adalah memberi ruang bagi siswa dalam berkarya, menciptakan inovasi dalam kreatifitas yang dimiliki.

” Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada anak- anak kelas XII Lentera Ambon ini,karena dari ilmu yang diberikan dapat diimplementasikan dalam karya dan kreasi yang unik. Ini talenta dan bakat dari Tuhan anugrahkan yang harus terus dikembangkan,” singkat Siahaya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemerintah kota Ambon dalam hal ini dinaa Pariwisata dan Ambon Music Office ( AMO) karena telah memberikab support dana atas terlaksananya kegiatan dimaksud, maupun dukungan orang tua kepada anak- anaknya. Dengan harapan,bakat apa yang dimiliki anak- anak tidak behenti diacara ini saja, tetapi dapat terus dikembangkan kedepan.  FM-07)