Dipastikan 9 April DD Masuk Rekening Setiap Desa

April 3, 2019 0 By admin

AMBON, FM,- Dipastikan tanggal 9 April mendatang Dana Desa ( DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) akan masuk ke rekening khas setiap desa di Kota Ambon. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perberdayanan Perempuan, Anak Masyarakat dan Desa (P3AMD) kota Ambon, Rulien Purmiasa kepada fokus Maluku.com di Ambon, Selasa (02/04/2019).

Dikatakan, Sesuai dengan PMK 193 Terbaru, maupun PMK sebelumnya maksimal dana itu maksimal tujuh hari sudah ditransfer ke Desa.

Saat ini, pihaknya sementara finallysasi dengan desa-desa, rata-rata sudah
penetapan APBDes, maksimal tanggal 9 April seluruhnya sudah harus ditransfer ke desa.

Purmiasa menjelaskan, terdapat kebijakan terbaru dari pusar tentang kebijakan terbaru mengenai insentif bagi daerah dengan kinerja terbaik dalam penilaian tahun ini dan tahun mendatang, temtu desa dapat menerima  tahap pertama dan kedua sekaiigus dapat ditransfer bersamaan pada Januari 2020.

“Kinerja terbaik adalah dana dari RKUD  ke RKD seratis persen dibawah tujuh hari,
baik dalam tahap pertama, kedua maupun ketiga, ini insentif terbaru yang disiapkan

oleh Kementerian Keuangan (KemenKeu- RI) jika dalam tahun ini kita mampu  mengeksekusi seluruh transfer dari RKUD ke RKD, tentu tahun depan nanti seluruh
anggaran desa dapat dicairkan secara bersamaan di tahun 2020,” ungkap Purmiasa.

Diharapkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi bagi seluruh kepala desa agar
dapat memperhatikan hal dimaksud.  ditargetkan juga awal bulan Mei nanti anggaran tahap dua dapat dicairkan bersamaan.

lanjut Purmiasa, semua telah dilakukan, hanya saja pihaknya membutuhkan waktu untuk dapat dimasukan dalam Online monitorong Sistem perbendaharaan dan anggaran negara (Onspan), jika sudah oke pasti tahap berikutnya dapat dicairkan.

Pihaknya juga turun langsung ke desa dalam melakukan segala proses monitoring, ditargetkan tahun ini seluruh desa di kota Ambon sudah menyelesaikan APBDes.sambil tetap  optimis penyerapan anggaran bagi desa dapat berjalan lancar dan 100 persen. (FM-06)