Bukti Penelitian, Hukurila Layak Jadi Destinasi Wisata Bahari dan Daving
Juli 17, 2019AMBON, FM,- Hasil penilitian dan kajian sejumlah akademisi dari Universitas Pattimura Ambon tentang pantai Hukurila membuktikan pantai Hukurila layak menjadi lokasi wisata kategori rekreasi wisata bahari dan Diving.
Hal ini diungkapkan Peneliti pantai Hukurila, Deby Selanno kepada fokusmaluku.com usai memaparkan hasil penelitiannya dihadapan Sekretaris kota Ambon dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) di Pasific Hotel Ambon, beberapa hari lalu.
Hasil penelitian ini selanjutnya digunakan sebagai diskusi internal seluruh jajaran Pemkot Ambon untuk menerima masukan dari setiap OPD terkait dalam kaitan dengan Tugas Pokok dan fungsi. Selanjutnya akan diserahkan kepada Walikota untuk ditindak lanjuti.
Selanno menjelaskan, Dari hasil penelitian ditemukan masih banyak kendala baik infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat diantaranya, Jaringan 4G yang belum lancar, fasilitas toilet yang belum memadai.
Sementara dari segi pemberdayaan masyarakat, dan penguatan Sumber Daya Manusia ( SDM) Negeri Hukurila adalah perlu dilakukannya penguatan kapasitas atau bimbingan teknis kepada guru dan jajaran pendidikan, pengelolaan sampah,perlu juga dibuat website negeri Hukurila, pembuatan souvenir, pembangunan pelabuhan labuh. termasuk pengetahuan masyarakat redakan konflik antar wilayah dan juga pengetahuan tentang wilayah negeri.sehingga siapapun tamu yang bertanya tentang negeri Hukurila, masyarakat dapat menjawab secara baik.
“Meskipun masih ada banyak kelemahan dan kekurangan, namun itu dijadikan perhatian semua, kita diskusi bersama untuk tentukan langkah selanjutnya, yang kurang kita tambahkan dan yang sudah ada kita benahi bersama,” ucap Selanno
Menurutnya,Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, Infrastruktur, bukan hanya bicara soal kondisi fisik saja tetapi juga hal lainnya.
Ada 11 strategi kebijakan yang dihasiilkan dari diskusi internal ini.
Perencanaan 2020 sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu, termasuk kegiatan hari ini, yang terpenting adalah peemrintah kota Ambon harus bergerak cepat .
Aspek penguatan sosial, ekonomi dan budaya, termasuk kesiapan masyarakat sekitar. walaupun memang program pemerintah negeri juga sudah ada dalam Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa (DD-ADD)
Harapan, Bappekot dapat menindaklanjuti hal tersebut dan hasil dari penilitian berupa rekomensasi dapat dilaksanakan secara optimal.
Ditempat yang sama, Sekretaris kota Ambon AG.Latuheru menyatakan, dalam kaitan pengembangan Hukurila sebagai lokasi destinasi wisata, hasilnya akan disumbangan kepada pemerintah kota Ambon, dalam hal ini SKPD terkait. apa yang harus dilakukan dalam kaitan dengan Ambon sebagai Kota tujuan destinasi wisata tahun 2020 nanti.
Tambah Latuheru, pengembangan terhadap lokasi wisata bukan hanya kali ini tetapi juga beberapa lokasi lainnya juga seperti dalam program visit Ambon baik Hukukrila, pantai Lawena maupun Pintu kota.
“Kita minta di pantai yang masih dikuasai oleh keluarga dan tanah dati dapat melakuakn kerjasama dengan pemerintah kota Ambon yang hasilnya akan dibagi bersama. Prinsipnya, Pemkot Ambon tetap bantu seluruh lokasi wisata yang dianggap berpotensi menjadi tempat wisata.,” Akuinya.
Selain itu, sinergitas juga akan dibangun dengan melibatkan pihak swasta seperti
BUMN maupun BUMD, demi mewujudkan program Visit Ambon nanti. (FM-06)
