Wow ! Tiket Kapal Sudah Menggunakan Boarding Pass
September 4, 2019AMBON,FM.- Wow, tiket kapal saat ini sudah menggunakan boarding pass, seperti pada bandar udara, penggunaan tiket sistem online atau e-tiketing menggunakan boarding pass adalah sebuah langkah inovasi yang dilakukan KSOP Ambon, sebagai upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Maluku. Yang baru diluncurkan Selasa (03/09/2019)
“Pemberlakuan sistem ini dengan maksud memberikan pelayanan yang berkualitas, terukur, murah dan nyaman kepada masyarakat. dengan membuat sebuah perubahan salah satunya adalah e-tiketing berbasis broading pass dengan menggunakan vending machine,” Demikian ungkap Kepala KSOP Ambon, Yefri Meidison saat memberikan sambutan saat peluncuran di kantor KSOP Yos Sudarso Ambon.
Dijelaskan, tiket kapal akan berbeda dengan yang sebelumnya, jika dulunya tiket yang hanya bisa diperoleh melalui kantor Pelni sekarang di rumah saja, sudah dapat tiket secara online hanya dengan membayar melalui beberapa bank seperti BNI atau BRI tiketnya dapat diprint melalui vending mesin kapanpun masyarakat ingin memperoleh tiket sudah sangat mudah dengan cara online dan mudah.
“Ini program kita, melihat banyaknya keluhan masyarakat sukarnya pelanggan mendapatkan tiket bahkan bisa antri berjam-jam di loket padahal tidak ada kepastian terima atau tidak,” ucapnya.
Dia mengatakan, Ambon merupakan pelabuhan ketiga penerapan sistem dimaksud, awalnya adalah tanjung priok, pelabuhan semarang dan pelabuhan Ambon.
“Ambon sangat butuh pelayanan ini agar dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dikota Ambon, dan kota ini adalah percontohan untuk kawasan Indonesia Timur, kedepan 2021 kota Ambon sudah memiliki terminal penumpang bertaraf internasional, artinya antara penumpang dan barang akan terpisah selayaknya di bandara,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias menjelaskan, sebagai wakil rakyat harus diberi ruang artinya masyarakat harus diberikan pelayanan yang terbaik, initulah sebabnya pihkanya memberikan apresiasi yang tinggi atas inovasi baru yang dibuat KSOP
Dengan diberlakukannya tiket berbasis broading pass tentu akan sangat menguntungkan, hanya dengan 30 detik boardingnya sudah keluar, dirinya terus mendorong pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Dirinya juga meminta agar ada biaya keringanan pass masuk, agar masyarakat tidak merasa terlalu berat dan mahal masuk ke pelabuhan dari pada masuk ke bandara, termasuk TKBM untuk memberikan keringanan porter di pelabuhan.
“Bagi kami wakil rakyat, forum seperti ini adalah forum dimana kami dapat menyampaikan keluhan dan permintaan masyarakat,” ucap Yeremias.
Senada dengan itu, pihak Pelni juga meminta agar masyartakat yang hendak menggunakan jasa angkutan laut dapat
membelikan tiket lebih awal,agar ketika sampai di pelabuhan hanya tingal mencetak boardingnya saja, jangan menunggu kapalanya sudah tiba baru dibeli tiketnya.
Peluncuran tersebut diakhiri dengan penandatanganan maklumat pelayanan terminal penumpang Yos Sudarso Ambon.
FM-09)
