Pos Expres Sameday Delivery -Q9 Diluncurkan, Ternyata Hanya 9 Jam Prosesnya

September 10, 2019 0 By admin

AMBON,FM.- PT Pos Ambon melaunching program baru yakni, Sameday Delivery Q9, atau pos expres Sameday yang digelar pada Kantor dimaksud, Senin ( 09/09/2019)

Kepala PT POS Ambon, Muhammad Adam kepada wartawan menjelaskan, sadar akan pergeseran landscape bisnis yang berubah begitu cepat, PT pos Indonesia tentunya tidak ingin tinggal lebih lama. Pos Indonesia merespon positif pergeseran dan persaingan tersebut dengan menciptakan berbagai inovasi strategis agar mampu menjadi yang terbaik pada zona yang memang pos Indonesia realistis menjadi winner.

Dikatakan, pos Indonesia kini tengah berada pada proses perubahan dan senantiasa meningkatkan standar waktu penyerahan kiriman pos kepada penerima agar mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Dengan memperhatikan tingginya permintaan masyarakat terhadap pelayanan kiriman agar dapat diterima oleh penerima pada hari yang sama, sekaligus untuk memenangkan persaingan layanan jasa kurir dalam kota, maka layanan pos express yang selama ini standar waktu penyerahannya satu hari sampai pada next day delivery, dikembangkan menjadi sebuah produk baru yaitu pos express sameday delivery atau layanan Q9 dengan standar waktu penyerahan kepada penerima maksimum 9 jam sejak kiriman di poskan di loket kantor pos maupun agen pos.

“Aktivitas belanja online yang sangat tinggi terutama pada kalangan masyarakat milenial menjadikan bisnis kurir dan payment gateway tumbuh signifikan aktivitas belanja online pun pada akhirnya memberikan dampak berupa munculnya pemain-pemain kurir baru dan gateway payment. melihat kondisi tersebut dan jika tidak ingin tertinggal dan terpuruk mau tidak mau suka tidak suka harus mengikuti zaman,sekarang sama digital semuanya serba mudah dan cepat tidak ada pilihan lain tentunya harus berubah,” ucap Adam

Lebih jauh Adam menyatakan, untuk tahap awal PT pos Indonesia regional 10 baru membuka layanan same day delivery Q9 ini pada beberapa kota yakni
Manado, Makasar, Kendari, Palu dan Ambon sambil melihat respon masyarakat diharapkan semua kota di wilayah Sulawesi dan Maluku hingga akhir Desember 2019 sudah membuka layanan tersebut. (FM-09)

.