Ini Komoditas Pemicu Inflasi kota Ambon

November 9, 2019 0 By admin

AMBON,FM.- Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku merilis sepuluh komoditas pemicu inflasi di kota Ambon diantaranya, daun singkong, daun melinjo, kangkung, beras, gado-gado, kacang panjang,bayam, ikan kepetek, roti manis dan cabe rawit. Demikian diungkapkan Kepala BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk dalam release resmi berita statistik di kantornya (01/11/2019)
Hasil pantauan Badan Pusat Statistik Maluku menyebutkan, Inflasi kota Ambon sebesar 0,28 persen pada October 2019.

“Pada October 2019, dari 82 kota IHK di Indonesia, IHK kota Ambon menduduki peringkat 58, inflasi bulanan kota Ambon menduduki peringkat ke 1, inflasi tahunan kalender kota Ambon masih tetap pada peringkat 3,” ucap Hutauruk.

Inflasi Kota Ambon terjadi karena adanya peningkatan indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok pengeluaran yakni, kelompok makanan jadi minuman rokok dan tembakau sebesar 2,19 persen diikuti oleh kelompok sandang sebesar 0,22 persen, diikuti oleh kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga sebesar 0,18 persen, kelompok bahan makanan 0,12 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen.

Hutauruk menjelaskan, kenaikan harga yang terjadi pada komoditi komoditi dalam paket komunitas ihk Kota Ambon sepanjang Oktober 2019 memberikan sumbangan terhadap inflasi Kota Ambon sebesar 0,8147 persen. sebaliknya penurunan harga yang terjadi memberikan andil terhadap inflasi Kota Ambon sebesar 0,5357 persen.

Jika dilihat dari data perbandingan antar kota di Maluku, kota Ambon yang mengalami inflasi sebesar 0,28 persen Pada Oktober 2019 menunjukkan bahwa secara umum harga barang dan jasa pada Oktober 2019 naik sebesar 0,28 persen dibandingkan September 2019. Kota Tual yang mengalami inflasi sebesar 0,01 persen menunjukkan bahwa pada Oktober 2019 harga barang dan jasa secara umum naik sebesar 0,01 dibandingkan September 2019.

“Walaupun nilai IHK Kota Tual lebih tinggi dibandingkan Kota Ambon namun untuk inflasi bulanan inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun Kota Ambon lebih tinggi dibandingkan kota Tual,” ucapnya. (FM-05)