Ayo Lirik Inovasi “Katar” di Desa Negeri Lama
November 16, 2019AMBON,FM.-Pemerintah Desa Negeri Lama melakukan pengadaan mesin lampu solar cell dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Pengadaan puluhan mesin lampu tersebut menggunakan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II tahun 2019.
Cara ini, dianggap sebagai Inovasi pertama bagi desa negeri di kota Ambon. Oleh masyarakat dan pemerintah negeri, temuan baru itu diberi nama “Katar” yang dalam dialek Ambon artinya “kampong tarang” juga sejalan dengan salah satu program prioritas pemerintah kota Ambon yakni, Ambon terang di malam hari.
Sebagai bentuk pemenuhan akan kebutuhan masyarakat desa, pemerintah negeri melakukan pengadaan sebanyak 47 buah dan diperuntuhkan kepada 9 RT, pada setiap 10 meter di lorong desa, dipasang mesin, dengan jumlah yang berbeda-beda tergantung dari luas kawasan setiap RT.
Penjabat Desa Negeri Lama, Imelda Tahalele kepada fokusmaluku.com Jumat (15/11/2019) menjelaskan, selama ini kebutuhan masyarakat akan pelayanan listrik di desa negeri lama masih kurang dan pasokan listrik PLN untuk Negeri lama juga sangat kecil.
Bahkan, beberapa waktu lalu terjadi tindak pencurian di negeri, salah satu faktor lantaran kondisi desa yang gelap.
“Kemarin ketika terjadi masalah pencurian di desa,salah satunya diakibatkan karena kondisi desa yang gelap, akibatnya banyak maling yang beraksi,” tutur Tahalele.
Akuinya, saat musyawarah di desa dilakukan hingga musrenbang, salah satu program prioritas desa adalah pengadaan lampu lorong. Namun setelah berproses dan sinkronkan dengan pasokan listrik dari PLN, ternyata dayanya tidak mencukupi.akhirnya pihaknya berinisiatif untuk pengadaan lampu solar cell.
“Kita sepakat bersama saat musyawarah hingga tingkat Musrenbang, upaya tersebut sekaligus menjawab program prioritas Walikota Ambon yakni, Ambon terang di malam hari.
Dirinha menjelaskan, solar cell atau panel surya adalah perangkat yang dapat mengubah energi cahaya menjadi arus listrik. solar cell bisa disebut sebagai pemeran utama untuk memaksimalkan potensi energi cahaya matahari yang sampai ke bumi dan dipergunakan untuk menghasilkan listrik.
“Cara kerja panel surya yang pertama adalah panel surya dapat menghasilkan listrik dengan menggunakan sistem fotovoltaik. Fotovoltaik adalah fenomena yang mengubah energi matahari menjadi arus listrik,” ungkap Tahalele.
Awalnya masyarakat berpikir pengadaan ini hanyalah lampu biasa yang dilakukan dengan pengadaan tiang besi. tetapi ternyata dilakukan pengadaan lampu solar cell.
“Waktu terjadi gempa beberapa hari lalu serentak lampu PLN di desa padam, tetapi di desa negeri lama justru terang, karena ada mesin solar Cell, atas upaya pemerintah desa tersebut mendapat apresiasi positif dari warga masyarakat. demikian Tahalele.(FM-06)
