BPOM Ambon Gelar Workshop Monev Pangan Jajan Anak Sekolah
November 21, 2019AMBON,FM.- Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) di Ambon menggelar workshop monitoring dan evaluasi program pangan jajan anak sekolah, yang digelar di The City Hotel Ambon, Rabu (21/11/2019)
Sekretaris kota Ambon, AG Latuheru dalam sambutannya menjelaskan, salam upaya peningkatan keamanan pangan, maka rantai keamanan pangan mulai dari farm to table harus dijaga, tangan segar yang dihasilkan dari pertanian perkebunan maupun kelautan perikanan akan didistribusikan dan diperjualbelikan di pasar.
BPOM RI bersama pemangku kepentingan di pusat dan daerah memiliki konsentrasi terhadap pengawasan pangan di kantin sekolah yang rawan terhadap samaran bahan kimia berbahaya yang dilarang pada pangan seperti, formalin, boraks,Rhodamin B dan Metanil Yellow karena sangat merugikan dan membahayakan kesehatan anak didik di sekolah.
Dikatakan, gerakan nasional tangan jajanan anak sekolah merupakan gerakan untuk meningkatkan pcs yang aman bermotor dan bergizi melalui partisipasi aktif dan terpadu dari seluruh kementerian lembaga baik di tingkat pusat maupun daerah serta pemberdayaan komunitas sekolah.
“AN-PJAS menonton kemandirian sekolah terhadap guru dan orangtua murid dalam pengawasan keamanan jajanan anak this lingkungan sekolah masing-masing,” ucap Latuheru.
Dia menambahkan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di lingkungan sekolah dapat diwujudkan dengan menyediakan pangan yang akan dikonsumsi komunitas sekolah dalam kondisi aman, bermotor dan bergizi. Pangan yang dikonsumsi komunitas sekolah dapat berupa pangan jajanan yang tersedia di lingkungan sekolah maupun tangan jajanan yang berada di luar lingkungan sekolah.
“Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah, ditentukan oleh kebijakan sekolah tingkat pengetahuan dan kepedulian pengelola kantin sekolah dan penjajah pangan yang ada di sekitar lingkungan sekolah serta pengawasan dan pembinaan aktif organisasi perangkat daerah terkait,” pungkas Latuheru. (FM-08)
