Pelupessy Datangi SMKN 8 Ambon Sosialisasi Pencegahan Corona

Pelupessy Datangi SMKN 8 Ambon Sosialisasi Pencegahan Corona

Maret 12, 2020 0 By admin

AMBON,FM.- Dinas Kesehatan kota Ambon tetap konsen melakukan sosialisasi kepada anak sekolah di kota Ambon, kali ini sosialisasi dilakukan pada salah satu sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Letimur Selatan (Letisel) kota Ambon, yakni SMKN 8 Ambon, Kamis (12/03/2020)

Kepala dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy yang langsung memberikan sosialisasi tentang pencegahan corona menyatakan, corona adalah penyakit yang disebabkan oleh virus asal China yang menyerang sistem pernapasan manusia.

Beberapa gejala yang dapat dilihat oleh mata adalah, terjadinya demam diatas 38 derajat, batuk dan pilek serta sesak nafas.
Salah satu pencegahan adalah memperketat orang luar untuk masuk ke wilayah kota Ambon melalui pintu-pintu masuk.

“Tanda dan gejala yang dapat dilihat adalah terjadinya demam tinggi diatas 38 derajat celsius, batuk dan pilek dan sesak nafas,” ucap Pelupessy.

Akuinya, virus tidak mungkin masuk ke pelosok negeri, kalau tidak ada sarana yang penyerta yang membawanya, termasuk manusia, dan salah satu bentuk pencegahan eksternal adalah dengan memperketat seluruh kedatangan orang masuk ke wilayah Maluku melalui pintu pintu masuk baik pelabuhan maupun bandara udara.

Selain itu, masyarakat wajib juga untuk memback up diri sendiri agar tidak mudah terkena virus dimaksud.

Lanjutnya, lembaga kesehatan WHO dan Dinas Kesehatan kota Ambon juga telah memberikan beberapa arahan kepada seluruh masyarakat di dunia, agar dapat memproteksi diri lebih awal sehingga terhindar dari virus dimaksud.

Berbagai cara diantaranya, harus menghindari kontak dengan pasien penderita penyakit dan saluran pernapasan akut, rajin mencuci tangan, khususnya setelah melakukan kontak langsung dengan pasien atau tempat tinggalnya, menghindari kontak dengan peternak atau binatang liar tanpa adanya pelindung dan sebaiknya melakukan penggunaan masker ketika sedang batuk dan pilek.

“Ingat virus tidak dapat hilang dengan mengkonsumsi anti biotik, namun jika anti body kita kuat, viruspun tidak akan menyerang kita,” ucap Pelupessy.

Akhir dari sosialisasi, Kepala Dinas secara langsung mempraktekan cara pemakaian masker yang baik dan benar serta turut serta seluruh siswa memperagakan cara mencuci tangan kepada seluruh siswa.

Kepala Sekolah SMKN 8 Ambon, Wem Titawael kepada wartawan usai sosialisasi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang digagas oleh Dinas Kesehatan kota Ambon. Karena dapat mengantisipasi gejala virus corona di masyarakat, dengan turun langsung pada setiap sekolah.

Sosialisasi ini cukup bagus, salah satunya untuk mengantisipasi gejala semakin bertambah. 

“Dengan cara ini, masyarakat dapat mengetahui cara untuk mengantisipasi diri dari virus dimaksud.dan setiap anak yang mendapatkan penjelasan pada sosialisasi ini diminta agar dapat menjadi corong di masyarakat untuk menceritakan kembali hal posistif yang harus dilakukan untuk memproteksi diri sejak awal,” bebernya.

Tambahnya, pemahaman yang diberikan oleh dinas kesehatan, paling tidak dapat mengurangi jumlah penyebaran virus. Artinya, jika pemerintah tidak mengambil langkah seperti itu, kemungkinan masyarakat akan semakin takut dan bingung. Apalagi saat ini virus ini telah sampai pada  120 negara yang terkena COVID-19 dan hampir 4000-an lebih orang meninggal dunia.

Titawael juga menghimbau kepada seluruh siswa, agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya, agar nantinya tidak kena UU ITE dan diproses hukum atas sebuah informasi yang diteruskan tanpa mengetahui kebenarannya.  (FM-05)