Ini Lima Pesan Penting Gubernur pada Konferwil Muslimat NU Maluku

Maret 13, 2020 0 By admin

AMBON,FM,-Gubernur Maluku, Murad Ismail memberikan lima pesan penting
dalam Konfrensi Wilayah III Muslimat NU Maluku periode 2020 -2025 yang
digelar di asrama Haji Maluku, Jumat (13/03/2020)

beberapa pesan tersebut antara lain, pertama, muslimat NU harus mampu
membaca persoalan keumatan, kemaslahatan dan kenegaraan serta
mampu memetakannya dengan benar sebagai landasan pengambilan
keputusan, kebijakan strategis dalam pengembangan dan penguatan
organisasi agar mampu terus bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Hal ini diungkapkan Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur, Saleh Thio pada pembukaan acara dimaksud.

Kedua, mempersiapkan dan menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) muslimat NU dan memungkinkan perempuan NU dapat terus berkontribusi dan merespon berbagai isu persoalan seperti, diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan, gender, ketidakadilan sosial dan juga ketidakadilan ekonomi.

Ketiga, meningkatkan dan mengembangkan jaringan kemitraan dengan peran strategis lainnya dalam mendorong, menggalang serta memperkuat koalisi untuk kerja afirmatif action terhadap berbagai isu, persoalan dan agenda pemberdayaan perempuan.

Empat, sebagai kekuatan dan modal berbangsa dan bernegara, maka
muslimat NU dituntut untuk dapat memberikan kontribusi signifikan dan
strategis dalam proses pembangunan di Maluku dan seluruh sektor
kehidupan.

Dirinya berkeyakinan kuat, dalam kelembagaan,muslimat NU memiliki
kapasitas kompetensi dan proposionalitas untuk memainkan peran-peran strategis dalam membantu, mendorong proses pembangunan di Maluku.

Kelima, pengurus Muslimat NU Maluku terus melakukan evaluasi, pengembangan dan konsolidasi bukan hanya dari sisi organisasi semata, tetapi juga dalam peran mengembangkan kemandirian organisasi. mampu mewujudkan pribadi muslimah yang berkualitas serta mampu menyusun program yang lebih baik dan inovatif. sehingga organisasi ini terus berkembang bahkan ikut membangun masyarakat Maluku guna mewujudkan visi provinsi Maluku.

Lebih jauh dirinya dia menyatakan, NU adalah organisasi perempuan yang
menggunakan salah satu badan otonom NU, memiliki peran sebagai gerakan sosial keagamaan untuk pembangunan bangsa ini khususnya di daerah provinsi Maluku secara maksimal.

Sebagai organisasi perempuan muslimat,NU Maluku hadir sebagai wadah menyatukan kaum perempuan maluku melalui tranpormasi umum dan pembinaan secara berkelanjutan tanpa melihat latar belakang
suku, organisasi dan strata sosial kehadiran muslimat NU Maluku
perempuan lainnya dan kedepan menjadi sangat penting dan strategis
dalam membantu pemerintah dalam advokasi serta kontribusinya.

Diyakini, kehadiran muslimah NU Maluku selama kurun waktu 20 tahun telah banyak memberikan kontribusi pada program-program sosial kemasyarakatan khususnya di bidang pendidikan.

Harapan terbesar adalah, kedepan muslimat NU Maluku mampu melakukan penguatan kerja terkait keperempuanan bersama elemen perempuan maluku untuk mewujudkan jati diri dan kualitasnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Suheni kepada wartawan juga
menyatakan, Konferwil yang dilakukan hari ini adalah untuk memilih ketua
NU Maluku yang baru, mengingat NU Maluku ini sudah lama mengalami
kevakuman.

Dirinya optimis, Konferwil yang dilakukan akan mendapat seorang pemimpin NU yang amanah serta dapat menggerakan roda organissi secara lebih baik.Sehingga mampu mewujudkan perempuan NU Maluku yang hebat dan mandiri.(FM-06)