PSBB di Ambon, Pemerintah Berupaya Tekan 35 Persen Laju Pergerakan Virus Corona
Juni 20, 2020MBON,FM,- PSBB yang diberlakukan di kota Ambob selama kurun waktu dua Minggu kedepan terhitung sejak tanggal 24 Juni nanti,diyakini akan mampu menekan 35 persen pertumbuhan perjangkitan Covid-19 di kota Ambon. Oleh karena itu,Pemerintah kota Ambon menghentikan sementara pergerakan orang di kota ini.
Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan di Ambon, Sabtu (20/06/2020) menjelaskan, dari analisa yang dilakukan oleh Ahli Epidemologi memprediksikan di Minggu ketiga hingga Awal Juli akan menjadi puncak penyebaran virus Corona di kota Ambon, dengan tingkat orang terinfeksi menembus angka 300 bila dirincikan per hari 15 orang akan terjangkit.
“Kita bersyukur karena Pemerintah telah melakukan langkah intervensi sejak April lalu.jika tidak diintervensi angka orang terjangkit akan mencapai 60 hingga 70 orang per hari, semoga dengan adanya PSBB kita berupaya tekan laju pergerakan virus sekitar 35 persen di dua Minggu pertama, ” akui Louhenapessy.
Menurutnya, angka positif yang terus naik juga salah satunya adalah dari proses pelacakan yang dilakukan serius oleh tenaga medis untuk mencari masyarakat.semakin sembunyi semakin sulit kita temukan.
“Dalam teorinya, penyebaran terjangkit virus Corona adalah 1:2 contoh jika saat ini di kota Ambon ada 300 orang yang terkonfirmasi positif itu berarti sudah 600 orang, nah itu yang akan dilacak oleh tim medis kita.apalagi masa efektif untuk Rapid hanyalah 6 hari, jika dalam enam hari tidak ditemukan pasti sudah menyebar dan tidak diketahui lagi,” akuinya.
Disinggung soal perilaku masyarakat, tambah Louhenapessy, Penanganan Covid bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata, melainkan tanggungjawab bersama, karena Corona datang tidak memandang bulu.sehingga secara bersama semua stake holder harus terlibat dengan meminta dukungan dan partisipasi penuh dari semua masyarakat kota Ambon.
Jika dalam waktu pelaksanaan PSBB dua minggu nanti, target yang ditetapkan pemerintah kota Ambon masih belum berhasil tentu akan dikembalikan ke pusat, segala ketentuan yang akan terjadi nantinya juga akan menjadi keputusan pemerintah pusat.
” Jika dalam pelaksanaan PSBB di kota Ambon, dnan target yang ditetapkan pemerintah kota Ambon tidak tercapai, kita akan serahkan ke pusat, nnti pusat yang menilai entah pembatasan itu akan diperpanjang atau seperti apa nanti akan dievaluasi oleh pusat,” tutupnya. (FM-06)
