Wakil Rakyat Ingatkan Pemkot Ambon Buat Data Base PKL Mardika
Agustus 25, 2020AMBON,FM,- Wakil rakyat yang duduk di DPRD kota Ambon kembali mengingatkan Pemerintah kota Ambon dalam hal ini Dinas Perindusterian dan Perdagangan ( Disperindag) kota Ambon untuk membuat data base bagi pedagang dan PKL yang ada di kota Ambon terutama yang ada di pasar Mardika. Hal ini diungkapkan sejumlah wakil rakyat komisi II dan Komsii III DPRD kota Ambon saat rapat dengar pendapat gabungan bersama DPRD-OPD terkait maupun perwakilan PKL dan HMI di ruang rapat paripurna DPRD Kota Ambon, Selasa (25/08/2020)
Dalam kesempatan tersebut juga, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono menyebutkan, data base sangatlah diperlukan agar kedepan dinas dapat lebih mudah mengatur PKL maupun pedagang di pasar Mardika, dan juga menghindari adanya pedagang yang menerobos masuk dan mengakui dirinya PKL.
Tambahnya, saat ini ditengah situasi pandemic covid 19 pemerintah juga berkeinginan untuk membangun kembali pasar Mardika yang representatif.sebagai konsekuensinya ribuan PKL dan pedagang harus direlokasi ke pasar yang lainnya tetapi sayangnya, masih banyak PKL yang menolak untuk dipindahkan.
Data base, menurut Latupono akan sangat memudahkan pemerintah terutama dalam hal relokasi, justru karena tidak memiliki data base pemerintah sendiri kewalahan lantaran jumlah kios relokasi yang disiapkan tidak sebanding dengan jumlah PKL yang akan dipindahkan.
“Kami ingatkan ya dinas perindustrian dan perdagangan kota Ambon untuk harus buat data base, jangan anggap enteng, akhirnya disaat seperti itu kesulitan merelokasi PKL karena over kapasitas,” bebernya.
Lebih jauh disebutkan, saat selesai proses pembangunan pasar Mardika lima lantai itu, Disperindag diharapkan agar seluruh PKL dan pedagang yang telah tercover dalam data base yang mesti diutamakan akan mendapatkan tempat yang selayaknya dalam pasar baru nantinya.
“Kami minta agar nantinya saat pasar Mardika yang baru dioperasikan, PKL yang namanya terdaftar dalam data base yang mestinya diprioritaskan jangan sampai justru dimasukan PKL yang entah dari mana datangnya, kami di DPRD akan tetap mengawal itu,” tutur politisi Gerindra itu. (FM-08)
