Produk Masyarakat Adat Masuk Pasaran UMKM

Produk Masyarakat Adat Masuk Pasaran UMKM

Oktober 2, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- produk lokal masyarakat adat akhirnya masuk di pasaran UMKM, meskipun terlihat sulit bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produk tradisional mereka, tetapi dengan dukungan Gekrafs dan kolaborasi bersama yayasan Tagalaya melalui Walang Manise akhirnya dapat mengangkat produk Masyarakat Adat dan produk ekraf lainnya untuk lebih dikenal ke masyarakat. Hal ini diungkapkan Ketua
Ketua Umum Gekrafs Maluku, Amri Tuasikal kepada media ini, Senin (02/0/10/2023)

Upaya ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat adat agar keluar dari kemiskinan extrim mengingat wilayah mereka memiliki akses infrastruktur yang terbatas. Walau demikian tidak menjadi penghalang karena semangat yang luar biasa.

Hal ini nyata dari masyarakat adat di Negeri Piliana di bawah kaki Gunung Binaya dengan produk patrong atau lopa- lopa yg kini diinovasikan untuk dapat diterima oleh pasar modern dengan tetap menjaga adat budaya masyarakat setempat.

Produk anyaman tas ini biasany diberikan kepada tamu kehormatan saat berkunjung ke desa atau Negeri mereka atau dipakai sebagai tas dalam aktivitas anak ke sekolah, ke ibadah dan lainnya.

Melalui proses pendampingan Yayasan Tagalaya yang bekerja sama dengan Gekrafs tas ini dikembangkan dan pada kesempatan baik yang diberikan oleh Bank Indonesia Maluku dapat hadir perdana pada pameran berskala nasional ini.

Selain tas lopa- lopa ada juga sendal rumahan dari masyarakat adat rohua dan minyak lawang dari gunung Binaya atau Negeri Piliana yang telah berSNI. Kehadiran produk- produk ini memberi warna bagi ekonomi kreatif di Maluku dan Indonesia.

Tak hanya itu, Ketua MJ GPM Piliana Pdt Carlos T juga menyebutkan, selain itu Negeri Piliana ini juga terkenal dgn kali jodoh atau Air ninifala yg saat ini desa ini masuk dalam pilot project program EKI Wisata OJK melalui TPAKD Kabupaten Maluku Tengah sebagai upaya membangun ekosistem keuangan inklusif dimulai dari desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (****)