PemNeg Hatalae Gelar Rembuk Stunting
Desember 30, 2024AMBON, fokusmaluku com- Pemerintahan Negeri Hatalai menggelar kegiatan Rembuk Stunting guna menekan angka Stunting yang ada di wilayahnya, yang digelar di aula Balai PemNeg dimaksud, Kamis (08/10/2024)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut,camat Letisel,dinas DP3MD,kepala pemerintahan Negeri Hatalai Richard Lopies,ketua tim PKK negeri Hatalai,serta para masyarakat setempat,dan tim pendamping Desa,
Raja negeri Hatalae, mengaku sangat mendukung program stunting karena stunting merupakan program dari pemerintah pusat suatu program prioritas.
Upaya penanganan lanjut Lopies, bukan hanya soal mengatasi anak-anak penderita kondisi itu, tetapi harus dari upaya pencegahan sejak dini karena pihaknya tidak bisa hanya fokus mengatasi anak-anak penderita stunting.
Yang mesti dilakukan adalah pencegahan sejak dini melalui pendampingan terhadap ibu hamil, supaya pencegahan dilakukan sejak prosesnya, bukan saat anak lahir,” katanya.
“Sebagai pemerintah negeri kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan bekerja untuk penurunan angka stunting. kami juga bekerjasama dengan semua stakeholder yang ada, terutama dengan PKK,supaya kita sama sama bisa mengatasi Masalah stunting ini,” ucapnya
Pihaknya sangat bersyuku, karena di negeri kami ini tidak ada lagi anak anak dengan stunting tahun ini.
Di kesempatan yang sama ketua tim Penggerak PKK negeri Hatalae, Sherly Lopies mengaku, “PKK memiliki peranan penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang terutama tentang pencegahan stunting.
Kami berikan sosialisasi kepada masyarakat tentang informasi pentingnya gizi seimbang dan pola makan yang sehat kepada ibu-ibu hamil dan juga Ibu menyusui.
Ditambahkan, sasaran PKK adalah kepada anak, remaja, ibu hamil dan ibu menyusui dan anak yang berumur 0 sampai 59 bulan.
Perlu di ketahui bahwa negeri Hatalai sudah bersih dari stunting hal ini kita dari PKK melakukan banyak terobosan antara lain kita berikan anak anak ini dengan makanan tambahan yang sangat bergizi untuk mereka untuk kita kerjasama dengan Dinas kesehatan
Jadi kita punya program itu pemberian makanan tambahan selama 30 hari,jadi itu ada menu utama dan juga kudapan,
Tapi makanan yang diberikan itu bukan merupakan makanan utama tapi makanan tambahan jadi orang tua juga harus berupaya untuk memberikan makanan yang bergizi untuk anak-anak selain makanan tambahan yang dari PKK dan tim kami buat,
Kita berharap dari kegiatan ini para ibu dapat meningkatkan lagi kesadaran yang tinggi untuk dapat memberikan gizi yang seimbang dan yang sempurna untuk anak-anak yakni 4 sehat, 5 sempurna.
“Yang diperlukan adalah Pola asuh dan kesadaran orang tua untuk memberikan semuanya itu kepada anak-anak secara maksimal, sekali lagi di negeri Hatalae 0 stunting.(**)


