Pesparawi XI Provinsi Maluku 2025 Kembali digelar
Februari 19, 2025AMBON,fokusmaluku.com- Pesparawi XI Provinsi Maluku tahun 2025 kembali digelar, di Taman Budaya Karpan Ambon, Senin (17/02/2025)
Sekretaris kota Ambon, Roby Sapulette dalam laporannya menyebutkan, kegiatan Pesparawi ibu dilakukan atas dasar Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tahun 2025 tentang pembentukan lembaga pengembangan pesta paduan suara gerejawi.
Keputusan Gubernur Maluku Nomor 449 tahun 2023 tanggal 5 Juni 2023 tentang penetapan pengurus lembaga pengembangan Pesparawi daerah Provinsi Maluku masa Bhakti 2023-2028.
Dikatakan, Pesparawi merupakan salah satu program nasional dilaksanakan oleh Kementerian agama dengan harapan menjadi wadah pembentukan integritas kebangsaan dengan pendekatan religius. dimana penyelenggaraan pemilu terstruktur dari tingkat nasional provinsi sampai ke kabupaten kota bahkan Kecamatan.
Sekaligus merupakan wadah kesaksian dan pembelajaran dari tugas dan tanggungjawab kita bersama baik pemerintah di gereja dan seluruh masyarakat teristimewa lembaga pengembangan Pesparawi daerah pada tiap daerahnya.
Disebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas seni budaya perilaku musikal yang hidup dalam liturgis Kristiani sekaligus memelihara dan melestarikan budaya bangsa, dan juga meningkatkan mutu paduan suara gereja, vokal grup,musik pop gereja dan nyanyi Solo serta sarana pertukaran informasi dan pengetahuan musik di kalangan umat Kristiani. Bahkan memupuk tali persaudaraan, rasa kebersamaan dan ungkapan kesetiaan kepada Allah Tritunggal, serta cerminan kebersamaan dan persekutuan umat kristiani di Maluku.
Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Pj Gubernur Maluku, Forkopimda Maluku, Ketua sinode GPM, Kanwil Agama Provinsi Maluku, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua LPPD Maluku, Pj Sekda Maluku, Penjabat Kabupaten Kota atau yang mewakili, Forkopimda kota Ambon, Pimpinan Perguruan tinggi Se – provinsi Maluku Lembaga pengembangan. Pesparawi kabupaten/kota.
Pesparawi XI Provinsi Maluku
Ambon, yang terselenggara sejak tanggal 15-20 Februari 2025 ini mengusung Tema” Bernyanyilah bagi Tuhan sebagai orang yang diselamatkan) (Kisah para rasul 16:25-29) dan Sub tema”Melalui Pesparawi XI Provinsi Maluku kita tingkatkan ketahanan iman mengahadapi perubahan zaman”
Diikuti oleh 9 kontingen dengan 11 kategori lomba.
Penjabat Gubernur Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., I.PU, dalam sambutannya menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya Pesparawi sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas iman umat Kristiani di tengah perubahan zaman. “Pesparawi ini adalah sarana mempererat persatuan kita sebagai warga Maluku sekaligus mengembangkan talenta bermusik rohani yang Tuhan karuniakan,” ujarnya.
Pj Gubernur berharap, kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan bibit-bibit unggul di bidang musik gerejawi yang dapat mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kakanwil Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pesparawi XI ini.
“Kegiatan ini bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat Maluku. Dengan bernyanyi, kita dapat merefleksikan kasih Tuhan yang menyelamatkan dan menjadi terang bagi sesama,” ungkapnya.
Pj. Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya Pesparawi XI di Kota Ambon.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Ambon, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, pendamping, serta official dari sembilan kabupaten/kota yang telah tiba dengan selamat di Ambon. Ini adalah kehormatan besar bagi kami sebagai tuan rumah,” ujarnya
Pesparawi bukan hanya soal berlomba, tetapi juga mempererat persaudaraan antar umat beragama dan sesama warga bangsa. Saya berharap ajang ini semakin memperkokoh hubungan baik di antara kita, baik saat ini maupun di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Dominggus juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyukseskan acara ini hingga selesai. Ia mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif dan menjadikan Pesparawi sebagai momentum untuk menunjukkan kecintaan terhadap seni paduan suara gerejawi serta semangat persatuan dalam keberagaman.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Ambon, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, pendamping, serta official dari sembilan kabupaten/kota yang telah tiba dengan selamat di Ambon. Ini adalah kehormatan besar bagi kami sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Menurutnya, tema ini sangat inspiratif karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengekspresikan pujian dan syukur kepada Tuhan serta mengembangkan seni suara yang menjadi bagian dari budaya Maluku.
“Pesparawi bukan hanya soal berlomba, tetapi juga mempererat persaudaraan antar umat beragama dan sesama warga bangsa. Saya berharap ajang ini semakin memperkokoh hubungan baik di antara kita, baik saat ini maupun di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Pemerintah Kota Ambon, tambah Kaya, akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyukseskan acara ini hingga selesai. Ia mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sportif dan menjadikan Pesparawi sebagai momentum untuk menunjukkan kecintaan terhadap seni paduan suara gerejawi serta semangat persatuan dalam keberagaman.
Diharapkan, dalam ajang ini dapat menjadi ajang yang tidak hanya memajukan seni musik gerejawi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat di kota Ambon dan Maluku. (**)


