Dari Daerah Terluar Kabupaten SBT, OJK Bangun Fondasi Inklusi Keuangan
Juli 21, 2025Bula, fokusmaluku.com— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) SBT melaksanakan serangkaian kegiatan edukasi keuangan selama tiga hari berturut-turut, sejak 15 hingga 17 Juli 2025.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen memperkuat literasi dan inklusi keuangan yang menjangkau akar rumput, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, masyarakat pesisir, hingga pelaku UMKM di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Kolaborasi Pemerintah dan OJK untuk Menjangkau yang Tak Terjangkau.
Kegiatan diawali pada 15 Juli 2025 dengan Sosialisasi dan Rapat Pleno TPAKD yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kafe & Resto Sigafua, Bula. Acara ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten SBT, Ahmad Quadri Amahoru, dan dihadiri oleh perwakilan Kantor OJK Provinsi Maluku, Deni Iswanto, selaku Manajer Senior.
Dalam sambutannya, Deni Iswanto menegaskan, OJK terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong perluasan layanan keuangan yang inklusif, khususnya bagi kelompok masyarakat yang belum terjangkau oleh lembaga keuangan formal.
“Kami berharap kolaborasi antara OJK dan Pemkab SBT dapat terus terjalin dalam memperluas jangkauan literasi keuangan, termasuk melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM, pengusaha lokal, dan lembaga jasa keuangan di wilayah ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Quadri dalam sambutannya menyatakan, literasi keuangan adalah jembatan menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
“ASN yang cakap finansial, masyarakat desa yang terbiasa menggunakan layanan keuangan formal, serta pelajar yang memahami pengelolaan uang sejak dini, adalah modal penting bagi pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan tangguh,” tegasnya. (**)


