Warga Kezia, Dusun Siwang Negeri Urimessing Akhirnya Menikmati Air Bersih
Desember 20, 2025AMBON, fokusmaluku.com- Warga Kezia, Dusun Siwang, Negeri Urimessing Kecamatan Nusaniwe kota Ambon akhirnya dengan hati yang gembira menerima bantuan pemerintah kota Ambon dalam hal ini Perusahan Daerah Air Minum ( Tirta Yapono)
Setelah puluhan tahun hidup dan memenuhi kebutuhan air bersih seadanya, bahkan harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli air tangki.kini masyarakat akhirnya dapat menikmati air bersih sepuasnya
Bodewin Wattimena dalam keterangannya kepada awak media dilokasi peresmian, Sabtu (20/12/2025) menyebutkan, pemerintah wajib memberikan dukungan dan melihat langsung kesejahteraan masyarakatnya, termasuk membuka akses air bersih saat ini.
Meskipun tidak semua daerah yang dijangkau, tapi setidaknya ini tanda pemerintah ada untuk masyarakat.
“Memang belum semua bisa terlayani, tapi pemerintah terus melakukan perbaikan dan peningkatan. Jika dalam satu tahun bisa melayani 2.000 warga, maka dalam lima tahun bisa mencapai 10.000 warga. Inilah kerja berkelanjutan pemerintah, dari satu periode ke periode berikutnya,” akui walikota.
Dengan terobosan yang dilakukan Perumdam Tirta Yapono, masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif, khususnya dengan menyiapkan instalasi jaringan air di rumah masing-masing.
“Kami harapkan warga yang sudah memiliki instalasi segera mendaftar agar pada Januari mendatang semua bisa menikmati air bersih. Silakan pasang dulu, nanti petugas akan mendata dan menghitung biaya sesuai pemakaian,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 004, Yan Mahulette dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Ambon dan Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, atas masuknya layanan air bersih di lingkungan mereka.
Akuinya, selama ini pihaknya menggunakan air dari mobil. Biayanya sangat besar dan sangat memberatkan masyarakat. Untuk satu kali pengantaran saja bisa mencapai Rp.200 ribu.
Besar harapan masyarakat Kezia, keluarga-keluarga yang sampai hari ini belum memiliki jaringan dan instalasi PDAM dapat difasilitasi. Jika biaya administrasi pemasangan cukup besar, diharapkan juga ada kebijakan agar bisa dibayar secara dicicil, khususnya bagi warga dengan kemampuan ekonomi terbatas. (Eda L)


