Kepedulian Umar Key, Berangkatkan Jamaah Haji ke Tanah Suci

Kepedulian Umar Key, Berangkatkan Jamaah Haji ke Tanah Suci

Februari 6, 2026 0 By admin

Bekasi, fokusmaluku.com- Keteladanan bukan selalu tentang sorotan, tetapi tentang konsistensi dalam berbuat. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Haji Umar Kei Ohoitenan, SH, kembali memberangkatkan jamaah umroh sebagai tamu Allah SWT ke Tanah Suci, dengan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung penuh secara pribadi.

Pada kesempatan ini, sebanyak delapan jamaah diberangkatkan, masing-masing Husen Fakaubun, Moh. Padang Rahakbauw, M. Arjuna Junior Ohoitenan, Safwan Husin Ohoitenan, Rasya Langit Raditya Ohoitenan, Sri Rahayu, Renabon Rahanar, serta Mahroza (Intan). Keberangkatan tersebut menambah deretan jamaah yang telah difasilitasi Haji Umar Kei dalam beberapa tahun terakhir.

Menjelang keberangkatan, keluarga besar Haji Umar menggelar Doa Ratib Ibadah Umroh di Aula UK Masjid Ar-Romlah, Binalindung, Kota Bekasi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta keluarga besar FPMM.

Acara diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Nanda Safwan Husin Ohoitenan, putra ke-19 Haji Umar Kei, bersama gurunya Husen Fakaubun. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan dengan fasih menambah kekhusyukan suasana ratiban.

Dalam sambutannya, Drs H. Hasan Yeubun menyampaikan bahwa kegiatan ratiban umroh di lokasi tersebut telah berlangsung berkali-kali. Ia menyebutkan, keberangkatan jamaah terakhir dilakukan pada Juli 2025 dan akan kembali dilaksanakan pada Agustus 2026. Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan kepada Haji Umar Kei beserta keluarga agar terus dimudahkan dalam amal ibadah.

Rangkaian doa ratiban dipimpin oleh Ustad Drs Dahlan Rahayaan, M.Ikom, sementara hikmah umroh disampaikan Ustad Drs H. Qosim Matdoan. Suasana semakin haru ketika talbiyah dikumandangkan, diiringi doa dan permohonan maaf keluarga kepada para calon jamaah.

Haji Umar Kei sendiri mengaku tidak pernah menghitung berapa kali memberangkatkan jamaah maupun besaran biaya yang dikeluarkan. Baginya, kebahagiaan sejati adalah melihat orang lain dapat menjalankan ibadah umroh dengan tenang, lancar, dan penuh keikhlasan.

Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai wujud nyata bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan, tetapi dihidupkan dalam tindakan. Melalui keluarga besar FPMM, Umar Kei terus menanamkan semangat persaudaraan, silaturahmi, serta rekonsiliasi sosial, agar agama hadir sebagai sumber kedamaian dan manfaat bagi masyarakat luas. (**)