Pemerintah Diminta Awasi Pasar, Jelang Ramadhan 

Pemerintah Diminta Awasi Pasar, Jelang Ramadhan 

Maret 6, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Pemerintah diminta untuk terus awasi pasar menjelang bulan suci Ramadhan 1447H/ 2026 M. kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku, Nita Bin Umar kepada awak media, Selasa (10/02/2026)

Dirinya mengaku, rutin memantau perkembangan harga untuk memastikan kondisi pasar tetap terkendali.

Berdasarkan hasil pengecekan yang ia lakukan, harga bawang merah dan bawang putih hingga saat ini masih bertahan di kisaran Rp45.000 per kilogram. Begitu pula dengan harga tomat ukuran besar yang masih stabil, meski tomat ukuran kecil mengalami sedikit kenaikan.

“Saya ini rajin ke pasar, jadi memang harga kebutuhan pokok masih stabil. Misalnya harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan di kisaran Rp45.000 per kilogram. Tomat ukuran besar juga masih stabil, hanya tomat ukuran kecil yang sedikit naik,” ujarnya di DPRD Maluku.

Meski demikian, Nita mengingatkan adanya potensi kenaikan harga dalam beberapa waktu ke depan, seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadhan.

“Kalau sekarang memang masih stabil. Namun ketakutannya memasuki bulan suci Ramadhan bisa saja ada kenaikan harga karena banyaknya permintaan kebutuhan bahan pokok,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri sudah menjadi pola yang sering terjadi setiap tahun. Karena itu, dirinya berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat mengambil langkah antisipatif.

Nita menekankan pentingnya operasi pasar secara rutin agar stabilitas harga tetap terjaga. Menurutnya, ketersediaan stok bahan pokok menjadi kunci utama untuk mencegah lonjakan harga.

“Biasanya jika terjadi penurunan stok kebutuhan pokok, maka harga akan melonjak. Oleh karena itu, stok barang harus tetap terjaga agar tidak terjadi kenaikan harga. Saya berharap dinas terkait rutin melakukan operasi pasar sehingga harga tetap terkontrol sampai memasuki bulan Ramadhan,” tutupnya.

Dengan langkah pengawasan yang tepat dan ketersediaan stok yang memadai, diharapkan masyarakat Kota Ambon dapat menjalani bulan suci Ramadhan tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok. (**)