Ini Tentang Kemanusiaan, Pemkot Ambon Bantu Korban Bencana Patahuwe-Taniwel

Ini Tentang Kemanusiaan, Pemkot Ambon Bantu Korban Bencana Patahuwe-Taniwel

September 16, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com- Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Ambon. Melalui Dinas Sosial, Pemkot Ambon menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Negeri Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (15/09/2026).

Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa kebersamaan Pemerintah Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Meski bencana terjadi di luar wilayah administratif Kota Ambon, Pemkot Ambon tetap merasa terpanggil untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk nyata kepedulian dan pesan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Ambon.

“Ini adalah wujud rasa kepedulian dari Pak Wali Kota dan kecintaan kepada masyarakat. Walaupun kita tidak terdampak langsung, kita merasa harus hadir dan bersama-sama dengan mereka,” ujar Wendy saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota Ambon.

Ia menjelaskan, bantuan yang dibawa untuk masyarakat terdampak bencana terdiri dari sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras sebanyak 2 ton, ikan kaleng sebanyak 20 karton atau sekitar 1.000 kaleng, minyak kelapa sebanyak 20 karton, gula 100 Kg serta sejumlah kebutuhan pangan lainnya.

Menurut Wendy, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang saat ini masih berada dalam kondisi sulit akibat bencana.

“Di dalam bantuan itu ada beras, gula, minyak kelapa dan ikan kaleng. Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan benar-benar dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” katanya

Kehadiran rombongan Pemkot Ambon juga mendapat apresiasi dari masyarakat terdampak. Wendy menyampaikan, warga Patahuwe menitipkan salam dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Ambon atas perhatian serta bantuan yang diberikan.

“Mereka menyampaikan apresiasi dan salam hormat kepada Pemerintah Kota Ambon. Semoga Pemerintah Kota Ambon tetap sukses ke depan dalam menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab,” tuturnya.

Lebih jauh, Wendy mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, bencana tersebut telah berdampak terhadap sedikitnya 29 rumah. Selain itu, lebih dari 1.200 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harus ditampung di sejumlah lokasi pengungsian.

Kondisi tersebut, kata Wendy, menjadi pengingat bahwa musibah merupakan sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Karena itu, masyarakat terdampak diharapkan tetap kuat dan sabar menghadapi keadaan.

“Musibah ini tidak ada seorang pun yang menginginkannya. Tetapi mereka harus tetap sabar, tetap kuat dan tetap tersenyum,” ungkapnya.

Wendy bahkan menceritakan suasana haru ketika rombongan Pemkot Ambon hendak meninggalkan lokasi. Ia meminta warga untuk berfoto bersama, dan masyarakat tetap menunjukkan senyum meski tengah berada dalam situasi sulit.

“Kemarin waktu kita mau kembali, saya minta foto bersama. Saya bilang, tetap tersenyum. Mereka tetap tersenyum. Itu yang membuat kita juga merasa bahwa dalam kondisi apapun, kita harus tetap kuat,” katanya.

Ia menambahkan, perjalanan menuju lokasi hingga kembali ke Ambon membutuhkan waktu cukup panjang. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat rombongan untuk membawa bantuan dan memastikan pesan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Ambon sampai kepada masyarakat terdampak.

Bagi Pemkot Ambon, bantuan tersebut bukan sekadar penyaluran kebutuhan pokok. Lebih dari itu, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak menjadi s bahwa dalam menghadapi bencana, semangat orang basudara harus terus dijaga.

“Kita mungkin tidak mengalami langsung musibah yang mereka alami, tetapi kita harus menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Kita ada bersama mereka,” pungkas Wendy. (Eda L )