161 Pegawai Lolos Seleksi Pemkot Ambon Diminta Secepatnya Proses Berkas
Januari 8, 2019AMBON,FM.- Sebanyak 161 pegawai yang dinyatakan lolos seleksi dalam tes CPNS Tahun 2018 lalu diminta agar secepatnya melakukan proses administrasi, terhitung sejak Jumat, 10 Januari 2019 esok, agar dapat memperoleh hak yang sepantasnya diterima.
“Mungkin usai pemberkasan nanti, akan dilakukan proses pembinaan dan lainnya,” Demikian diungkapkan Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan saat konfrensi pers diruang kerjanya, Selasa (07/01/2019)
Dikatakan, 161 pegawai tersebut antara lain, formaai khusus tenaga honorer K2 sebanyak 4 orang, analis perencanaan, evaluasi dan pelaporan sebanyak 1 orang, Mediator hubungan industrial ahli pertama 1 orang, auditor ahli pertama 1 orang, pengelola sistem informasi administrasi kependudukan 1 orang, analis kesehatan 1 orang
Untuk formasi umum tenaga guru yakni, guru kelas ahli pertama, 19 orang, guru agama islam ajli pertama 8 orang, guru katolik ahli pertama, 6 orang, guru penjasorkes ahli pertama 12 orang, guru bahasa inggris ahli pertama 2 orang, guru seni budaya ahli pertama 2 orang,guru bimbingan konseling ahli pertama 4 orang.
Formasi umum tenaga kesehtan antara lain, apoteker ahli pertama 9 orang, dokter gigi ahli pertama, 3 orang, dokter ahli pertama, 7 orang, penyuluh kesehatan masyarakat ahli pertama, 17 orang, perawat gigi terampil sebanyak 1 orang, pranata laboratorium kesehatan ahli pertama 6 orang.
Sementara formasi umum tenaga teknis seperti analis hukum sebnyak 3 orang, analis jabatan sebanyak 2 orang, analis jalan jembatan 1 orang, analis kerjasama dnan permodalan 2 orang, analis keuangan, 1 orang, analis infrastruktur 1 orang, analis mutu produk 1 orang, analis pembangunan 1 orang, analis penelitian dnan pengembangan 1 orang, analis perencanan, evalusi dan pelaporan 2 orang, analis permasalahan hukum 2 orang, analis tata ruang 2 orang, auditor ahli pertama 4 orang, mediator hubungan industrial ahli pertama 2 orang, penata laporan keuangan 1 orang, penera ahli pertama 2 orang, penata ruang ahli penelaah mutu konstruksi 2 orang, pengawas bangunan dan gedung 1 orang, pemeriksa jalan dan jembatan 1 orang, pengantar kerja ahli pertama 2 orang, pengawas fisik pemukiman 1 orang, pengawas lingkungan hidup ahli pertama, 2 orang, pengelola layanan pengadaan secara elektronik 2 orang, pengelola pendaftaran dan pendataan pajak/retribusi 1 orang, pengelola sistem dan jaringan 2 orang, pengelola sistem informasi administrasi kependudukan 3 orang, pengendali dampak lingkungan ahli pertama 2 orang, analis penyakit menular 1 orang, analis kesehatan 4 orang, analis pengamanan lingkungan 1 orang, dan pustakawan ahli pertama 1 orang. Formasi yang tidak dimiliki kota Ambon antara lain penata ruang ahli pratama,asiparis ahli pertama,formasi khusus disabilitas,formasi umum tenaga guru,formasi umum tenaga kesehatan, teknisi elektromedis ahli pertama, dan formasi umum tenaga teknis.
“Sebenarnya mereka yang lolos juga belum memenuhi kebutuhan yang kita inginkan, apalagi pegawai Pemkot Ambon yang pensiun tahun ini saja mencapai 208 pegawai,” akui Louhenapessy.
Pihaknya masih membutuhkan lagi sekitar 40 lagi. Kedepan akan diupayakan dipusat agar kota Ambon diberikan formasi tambahan dalam kesempatan yang sama nanti di tahun mendatang. (FM-09)
