Produksi IMK Maluku Tumbuh Diatas Nasional
Februari 2, 2019AMBON, FM.- Produksi IMK Provinsi Maluku Triwulan IV Tahun
2018 tumbuh diatas nasioanl yakni 1,45 persen jika dibanding periode Juli – September tahun lalu.
Pertumbuhan ini ditunjang oleh produksi di industri minuman, tekstil, pakaian jadi, industri kayu, barang dari kayu, anyaman rotan percetakan dan reproduksi media rekaman furnitur dan pengolahan lainnya.
“Berbagai jenis industri yangtimbuh positif antara lain, Industri kayu sebesar 23,89 persen, industri percetakan dan reproduksi media rekaman sebesar 4,61 persen, industri pakaian jadi seebsar 22,85 persen, industri tekstil sebesar 21,30 persen, industri pengolahan lainnya
sebesar 19,52 persen, industri furnitur sebanyak 4,56, dan industri minuman sebesar 2,77 persen,” Demikian diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku, Dumanggar Hutauruk dalam keterangan berita resmi statistik di kantornya, Jumat (01/02/2019)
Dia menjelaskan,Jenis industri yang mengalami pertumbuhan negatif adalah industri makanan, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, industri barang galian bukan logam, industri bahan ligam, bukan mesin dan peralatannya, industri alat angkut lainnya dan jasa repatasi dan pemasangan mesin dan peralatan.
Tambahnya, industri besar dan sedang di provinsi Maluku mengalami pertumbuhan positif pada triwulan IV tahun 2018 sebesar 38,66 persen dibanding triwulan sebelumnya, dan naik 19,05 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan sensus ekonomi tahun 2016, jumlah usaha/ perusahan industri manufaktir mencapai 24,9 persen dari total usaha non pertanian di Maluku. Dari jumlah tersebut 99,8 persennya adalah kelompok industri mikro dan kecil. bahkan tenaga kerja yang diserap oleh perusahan IMK kurang lebih 20 persen dari total tenaga kerja disektor non pertanian di provinsi Maluku. (FM-08)
