BI Maluku-INPEX Gandeng Tangan Kembangkan Ekonomi Masyarakat KKT

Februari 13, 2020 0 By admin

Saumlaki,FM,- Sejak tahun 2017, Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Provinsi Maluku bekerjasama dengan INPEX Masela bersatu mengembangkan ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kedua instansi sepakat untuk bekerjasama untuk mendorong peningkatan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan cara pengembangan UMKM Kreatif dan Unggulan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan/atau penelitian. Demikian akui Kepala KPw Bank Indonesia Maluku, Noviarsano Manulang kepada media ini dalam releasenya, Kamis (13/01/2020)

Akuinya, tenun Ikat Tanimbar merupakan produk kreatif dan unggulan yang terus dikembangkan hingga saat ini Pelatihan teknis, manajemen usaha, studi pembelajaran, hingga perluasan akses pasar telah dibentuk Kelompok penenun binaan di Kota Saumlaki| dan Desa Amada saat ini sudah mampu memproduksikan tenun ikat menggunakan ATBM, sehingga menghasilkan  produk yang lebih ekonomis dan nyaman untuk dipakai  Selama proses pewarnaan alam juga sudah dikuasakan dengan hak. Memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, dan Limbah yang dihasilkan ramah Lingkungan.

Pada kesempatan  ini juga, Bank lndonesia dan INPEX Masela menggandeng Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) sebagai pendamping lapangan sejak November 2019 pada program pengembangan tenun ikat tanimbar Pendampingan Iatihan diberikan untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas produksi. Salah satunya pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2020, dengan materi pengenalan potensi produk turunan tenun ikat Tanimbar.

Pada kesempatan ini juga menghadirkan fashion designer kenamaan Didiet Maulana, pemilik dari Ikat Indonesia. Didiet Maulana merupakan fashion designer  dengan segudang prestasi dalam memperkenalkan tenun ikat ke kancah nasional dan internasional, serta

kemampuan menciptakan produk tenun ikat yang menyesuaikan dengan selera pasar. Didiett dipilih oleh tim ANGIN sebagai trainer bagi mama-mama’ penenun agar dapat menjadi motivasi dan Inspirasi alam mengembangkan produk kedepan Pada kesempatan |n| Juga hadir pemahat, pengrajin, pengurus BUMDes, dan Komunitas Angkatan Muda GPM setempat. (FM-08)