Kecamatan Teluk Ambon Gelar Musrenbang
Februari 18, 2021AMBON,FM,- Kecamatan Teluk Ambon-kota Ambon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan tahun 2021 yang digelar pada aula kantor dimaksud, Kamis (18/02/2021)
Musrenbang tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Lurah, Raja se kecamatan Teluk Ambon, Sandiri, BPD, Babinkamtibmas, dan tim perumus Musrenbang.
Panitia Pelaksana, Elsa Rehatta dalam laporannya menyebutkan, kegiatan ini bertujuan guna perencanaan pembangunan tahunan tingkat kecamatan.
Musrenbang sendiri adalah forum musyawarah antara para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah- langkah penanganan program prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan Desa/negeri/kelurahan yang dikoordinasikan oleh Bappeda Litbang dan dilaksanakan oleh Camat.
“Secara khusus Musrenbang ini membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan desa/negeri/kelurahan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan Teluk Ambon, melakukan Koordinasi, Konfirmasi dan klarifikasi usulan program tingkat kecamatan dengan melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan kecamatan Teluk Ambon sesuai dengan fungsi OPD serta menyepakati pengelompokan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan Teluk Ambon berdasarkan yang telah ditetapkan dan diusulkan pada OPD.
Sementara itu, Kepala Kecamatan Teluk Ambon, Imelda Tahalele dalam arahan singkatnya menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang di kecamatan merupakan langkah awal untuk menjaring kepentingan dan aspirasi masyarakat yang nantinya akan dibahas dan dimusyawarahkan dalam forum SKPD Kota dan dalam musrembang di tingkat kota.
“Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antara pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD yang menitikberatkan pada sinkronisasi rencana kerja antar SKPD dan antar pemerintah daerah dengan masyarakat,” ucap Tahalele.
Diharapkan, melalui Musrenbang akan menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas berdasarkan tuntutan prioritas yang mengakomodir aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
“Walaupun mungkin dalam pelaksanaannya masih ada usulan yang kita sampaikan belum bisa terealisasi, karena kemampuan anggaran APBD kota menjadi pertimbangan belum seluruhnya apa yang menjadi harapan dan rumusan ditahun-tahun sebelumnya yang masih belum terealisasi,” tutur Tahalele.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan dari
Kabid perencanaan perekonomian, Ansyerin Horhoruw yang memberikan gambaran singkat tentang rancangan awal Renja pembangunan daerah (RKPD) Kota Ambon Tahun 2022.(FM-05)
