Aplikasi Tagalaya Inovasi Disperindag Maluku
Desember 1, 2021AMBON, FM, -Dalam menjawab tantangan Gubernur Maluku yakni 1 OPD satu narasumber, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku akhirnya membuat sebuah inovasi baru dengan meluncurkan aplikasi ‘Tagalaya’ Sistem Informasi Harga dan Logistik wilayah Maluku yang diprakarsai langsung oleh Kepala Dinas, Elvis Pattiselano, peluncuran berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (01/12/2021)
Kepada wartawan di sela-sela kegiatan peluncuran, Pattiselano menyebutkan kehadiran aplikasi tagalaya dapat semua kabupaten kota memberikan informasi harga dan stok barang kebutuhan pokok secara real time setiap Minggu.
Tagalaya, akuinya, dalam bahasa Ambon itu penampung artinya, sebuah wadah untuk menampung. Dibuat untuk mempermudah seluruh pemangku kepentingan. Bukan hanya provinsi tapi kabupaten kota, para distributor, dan yang terpenting masyarakat umum bisa melihat perkembangan harga dan logistik stok bahan pokok secara real-time melalui HP. Tagalaya singkatan dari Sistem Informasi Harga dan Logistik wilayah Maluku.
“Pada aplikasi ini akan terbuka juga daftar barang dan stok, jika nantinya dalam tabel aplikasi ini terjadi perubahan nama, tentu warna akan terganti, disitulah kita akan tau persis bahan pangan apa yang stoknya hampir habis, stok mulai berkurang, dari sotulah kota akan lakukan monitoring koordinasi dan tetap lakukan evaluasi.
Menurut Pattiselano, aplikasi ini dapat diakses secara umum bahkan pengguna facebookpun dapat memberikan sanggahan atau masukan melalui kolom komentar.
“Aplikasi ini akan sangat membantu ketika tiba-tiba Pak Gubernur atau Walikota/Bupati rapat di luar daerah, ada yang bertanya tentang kondisi stok dan kebutuhan harga, kita tinggal buka di hp dan lihat stok tinggal berapa ini berapa harganya berapa,”ungkapnya.
Diharapkan, dengan adanya aplikasi Tagalaya ini, ada perhatian dan bantuan dari Walikota, Bupati, Sekda dan Kadis Perindag untuk benar-benar intes memperhatikan dan menginstruksikan seluruh distributor untuk secara rutin, seminggu sekali menginput data, baik dari komputer maupun dari HP tentang ketersediaan bahan pokok di Maluku (FM-09)
