Satgas Covid kota Ambon Tinjau Sekolah Pelaksanaan PTM

Januari 6, 2022 0 By admin

AMBON, FM, – Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Ferdinand Tasso didampingi Asisten III Setkot Ambon Rulien Purmiassa yang tergabung dalam Satgas Covid 19 kota Ambon melakukan peninjauan pada sekolah penyelenggara proses pembelajaran tatap muka terbatas di kota Ambon.

Di kota Ambon sendiri terdapat 12 sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas.
Asisten III, Rulien Purmiassa saat diwawancarai awak media di SMPN 6 Ambon menjelaskan, mulai hari ini PTM sudah berjalan dan tim telah melihat secara langsung prosesnya.

“Kita sudah melihat proses yang berlangsung di SMPN 6 Ambon sudah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan untuk dilakukan PTM Terbatas, ” Ucap Purmiassa.

Dijelaskan, untuk proses awalnya diikuti oleh 50 persen siswa secara Jarak Jauh (PJJ) dan juga secara luring dan itu akan diatur oleh pihak sekolah untuk shif berubah, dan berganti yang dari rumah ke sekolah dan sekolah di rumah.

Kita berharap dengan proses atau Prokes yang dijalankan secara konsisten maka kita perlahan akan menuju pada PTM yang menyeluruh 100 persen sehingga kualitas pendidikan kita harapkan akan menjadi lebih baik bahkan sebelum dilanda oleh pandemi Covid-19.

“Hari ini ada dua tim jadi, yang tim pertama di pimpin oleh Asisten I meninjau 3 sekolah , dan tim II saya dan Kadis Pendidikan Kota Ambon meninjau 3 sekolah, sehingga hari ini kita akan melihat PTM Terbatas yang berlangsung di 12 sekolah,” Akuinya.

Ditempat yang sama, kepala dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinand Tasso menjelaskan, untuk sekolah-sekolah yang diluar 12 sekolah PTM kita mendorong untuk segera mempersiapkan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam SKB 3 Menteri salah satunya dengan mengisi daftar yang ditentukan dan kemudian akan diperiksa oleh dinas apakah sudah sesuai apa belum.

“Tapi kita mendorong agar secepatnya sehingga PTM terbatas ini bisa berlangsung dengan cepat, tetapi juga kita tidak boleh berlebihan. Itu kita musti antisipasi karena kesehatan menjadi fondasi utama dalam proses pembelajaran. sehingga standar harus tetap dipenuhi dan itu menjamin proses pelaksanaan ini semua dalam kondisi sehat, berjalan lancar sesuai standar diharapkan kedepan tidak terjadi klaster baru di sekolah, jika tidak terjadi klaster baru harapannya sekolah terus berjalan dengan efektif yang baik, ” Imbuhnya

Senada dengan itu, Kepsek SMPN 6 Ambon, Sepnath Gaspersz menyebutkan siswa SMPN 6 Ambon yang sudah vaksin diatas 80 persen sehingga sudah bisa melaksanakan PTM Terbatas.

Tambahnya, semua perlengkapan kesehatan telah disiapkan oleh sekolah baik handsanitiser,pengecekan suhu, pembatas meja, masker dan lainnya.

“Kita harus menjaga dan membuat Prokes yang betul-betul menghindari diri karena terkait dengan kesehatan anak, kita atur batas-batas tertentu sehingga anak tidak bersentuhan anak satu dengan lainnya, baik tentang batas jalur masuk keluar kelas dan juga sekolah.

Lebih jauh, kepsek menjelaskan, setalah proses belajar mengajar siswa langsung pulang dan tidak dibiarkan di sekolah. Oleh karena itu, kantin sekolah tidak dibuka karena memicu kerumunan anak.
Semuanya akan diawasi dan tidak ada jam untuk beristirahat selesai belajar seluruh siswa langsung pulang.

Untuk diketahui, jumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas kita atur karena siswa kita 1.217. diatur 50 persen pagi dan siang. Sehingga ada tentang waktu 2 jam agar tidak ada kerumuman. (FM-07)