Biro Pemerintahan dan Otda Gelar Rakor Pejabat Pemda se-Maluku

Biro Pemerintahan dan Otda Gelar Rakor Pejabat Pemda se-Maluku

November 23, 2023 0 By admin

AMBON,FM,- Pemerintah provinsi Maluku melalui Biro Pemerintahan dan Otda Setda Maluku menggelar Rapat Koordinasi Rapat koordinasi pejabat pemerintah daerah, Gubernur dan Bupati/ wali kota se-provinsi Maluku, yang digelar pada salah satu hotel di kota Ambon, Kamis (23/11/2023)

Kegiatan ini mengusung tema : Baku kele sukseskan Pemilu dan Pemilukada Serentak Tahun 2024.

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Sekda Maluku, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kepala Kepegawaian,Kepala dinas Kominfo, Kepala Pemerintahan, Kepala Dukcapil,dan kepala Kesbangpol kabupaten kota Se-Maluku.

Panitia penyelenggara, Fristina Susianti dalam laporannya menyebutkan, rapat koordinasi yang dilakukan ini bertujuan pertama, sebagai forum monitoring evaluasi perkembangan situasi menuju persiapan menjelang pemilu dan Pemilukada Tahun 2024.

Kedua, membangun kesamaan persepsi dalam terhadap langkah- langkah Koordinatif antara instansi pemerintah daerah dan penyelenggara Pemilu menjelang pelaksanaan Pemilu-Pemilukada tahun 2024

Ketiga, mengkoordinasikan seluruh lembaga pemerintah untuk bersama bertanggungjawab terhadap suksesnya pelaksanaan menjelang pilkada serentak.

Panitia pelaksana yang juga adalah
Analis kebijakan Ahli madya pada biro Pemerintahan Setda Maluku menyebutkan, kegiatan ini juga dihadiri oleh 4 pemateri yakni, dari KPU Maluku, Bawaslu Maluku, Kesbangpol serta Biro Pemerintahan dan Otda Setda Maluku.

Sekda Maluku, Sadali IE saat membacakan sambutan gubernur Maluku menyebutkan, Kebersamaan penandatanganan NPHD provinsi dan kabupaten kota SE provinsi Maluku bersama pihak KPU dan Bawaslu
Kesiapan keamanan baru akan ditandatangani pada tahun 2024 setelah tahapannya telah ditetapkan.

Diharapkan, rapat koordinasi hari ini untuk menyepakati kebersamaan antara penyelenggara dengan pemerintah daerah/kabupaten kota agar sesegera mungkin melakukan proses penandatangan NPHD dapat dilakukan diakhir bulan ini.

“Dari 11 kabupaten kota baru 5 yang melakukan proses penandatanganan dan diharapkan agar yang lain dapat diupayakan secepatnya,” ucap Sekda Maluku. (Eda L )