Melalui Rakor, Para Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Duduk Bersama Bahas Program Kegiatan
November 24, 2023AMBON,FM,- Melalui Rapat Koordinasi yang digagas oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, para kepala sekolah jenjang SMA,SMK,SLB duduk bersama membahas program dan kegiatan yang akan dilakukan ditahun mendatang.
Rakor yang dipusatkan pada salah satu hotel di kota Ambon, Jumat (24/11/2023) ini menghadirkan sekitar 420 peserta dari 11 kabupaten/kota di Maluku.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji dalam sambutan singkatnya menyebutkan, Koordinasi adalah suatu proses rangkaian kegiatan dalam rangka menyampaikan pengintegrasian dan penyelarasan tujuan dan rencana kerja yang telah ditetapkan pada semua unsur bidang dan fungsional dalam satu kelembagaan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku.
sehingga kami memandang kegiatan rapor ini memiliki urgensi yang tinggi karena minimal pada satuan pendidikan SMA, SMK, SLB SE-Maluku memiliki informasi awal tentang program kegiatan masing-masing bidang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku. Dengan demikian para kepala sekolah dapat mempersiapkan sejak dini tentang berbagai hal dalam rangka melaksanakan dan menyaksikan kegiatan di tahun 2024.
Pada momen yang spesial ini juga bertepatan dengan Hut PGRI ke-78 dan hari Guru Nasional ( HGN) yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2023 besok dengan berlandaskan semangat kebersamaan guru Indonesia dalam melaksanakan dan mensukseskan program Merdeka Belajar.
Sangadji juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru Indonesia khususnya guru yang mengabdi pada SMA, SMK, SLB di Maluku atas dedikasinya selama ini sehingga pendidikan di Maluku terus memiliki eksistensi dalam rangka mencerdaskan generasi muda.
“Terus gelorakan semangat melayani, pacu kualitas diri baik secara perorangan maupun kelompok melalui pemanfaatan platform Merdeka Belajar dan maksimalkan peran dari komunitas belajar guru. dengan demikian kita akan secara pelan dan pasti akan memiliki kualitas yang setara dengan para guru lain di Indonesia,” tutup Sangadji. (Eda L)


