Pasangan “BETA” Resmi Mendaftar di KPU Kota Ambon
Agustus 28, 2024AMBON, fokusmaluku.com- Pasangan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dan Ely Toisuta ( (BETA) secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota dan Wawali pada Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak tahun 2024 yang akan berjalan pada tanggal 27 November nanti
Kehadiran Paslon ” BETA” ke KPU kota Ambon yang berlokasi di daerah Passo kecamatan Baguala kota Ambon, setelah sebelumnya melakukan serangkaian kegiatan Deklarasi di halaman depan Ambon City Center ( ACC) dan selanjutnya berjalan kaki bersama didampingi oleh suami/istri dan ratusan para pendukung diiringi tiupan musik terompet dan ketukan hadrat memasuki kantor KPU kota Ambon. Rabu (28/08/2024)
Setelah menyerakan berkas dokumen administrasi kepada KPU untuk selNjutny dilakukan pemeriksaan berkas, akhir ya KPU menerima berkas pasangan calon ini, untuk selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi selanjutnya.
Kepada wartawan di kantor KPU Kota Ambon, usai melakukan pendaftaran pasangan calon ini mengaku, telah resmi mendaftarkan diri di KPU Kota Ambon dan proses itu diterima baik oleh KPU
Wattimena mengakui, sambil menunggu keputusan KPU pada tanggal 27 September nanti, pihaknya akan tetap berproses
dan timnya akan fokus pada kerja-kerja sosialisasi untuk menggalang dukungan lebih luas.
“Kami didukung oleh 7 partai politik, dan kami memiliki hasil survei yang menunjukkan posisi kami cukup jauh di depan dibandingkan pasangan calon lainnya,” ungkap Bodewin.
Meski demikian, ia menekankan survei hanya akan menjadi kenyataan jika didukung oleh kerja keras dan dukungan penuh dari partai politik dan tim relawan.
Lebih lanjut, Bodewin mengapresiasi komitmen dari partai-partai pengusungnya yang telah mencalonkan dirinya bersama Elly Toisuta. Partai-partai tersebut antara lain Partai Nasdem, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, PKS, PSI, dan Partai Garuda Republik Indonesia.
“Ketujuh partai ini sudah bertekad untuk mendukung penuh kami dalam Pilkada ini,” tegasnya.Bodewin juga menegaskan bahwa kontestasi Pilkada harus dijalankan secara sehat, dengan mengutamakan gagasan, visi, dan misi yang ditawarkan kepada publik. Ia dan timnya berkomitmen untuk menjauhi politik hitam dan isu-isu SARA yang bisa merusak tatanan demokrasi.
“Kita punya tanggung jawab bersama untuk mengedukasi masyarakat bahwa proses politik ini adalah hal yang biasa dan harus dilakukan dengan baik, tentunya dengan mengedepankan asas-asas yang benar.sehingga menghasilkan pemimpin kota yang seharusnya dan selayaknya dari hasil yang terbuka, jujur, adil,” demikian tutup Wattimena. ( Eda L)


