DisPar Kota Ambon Gelar FGD Pentahelix

Oktober 17, 2018 0 By admin

AMBON,FM.- Guna membangun sinergitas dan integrasi antara stake holder dalam upaya mendukung Ambon sebagai kota music dunia versi UNESCO tahun 2019 mendatang, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata menggelar Forum Group Discussion Pentahelix yang melibatkan media, akademisi,pemerintah, dan comunitas. Yang berlangsung di Marina Hotel Ambon, Rabu ( 15/10/2018)

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I, Mein Tupamahu menyatakan, pentahelix seringkali dilakukan dengan mendatangkan berbagai praktisi dalam sebuah seminar maupun forum diskusi yang terfokus pada pengembangan ekonomi kreatif oleh akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas dan media, agar dapat dimanfaatkan oleh setiap stake holder dalam membangun ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru ekonomi Indonesia dimasa depan.

Dijelaskan, dalam konsep Pentahelix, akademisi merupakan sumber pengetahuan bagi setiap bagi setiap pelaku ekonomi kreatif yakni, konsep dan ide terbaru yang relevan dengan bisnis yang dikerjakan.

” Dalam mencapai Sustanable Competitive Advantage, pelaku ekonomi membutuhkan teori pendukung, pelaku usaha yang notabene adalah perusahan juga perlu dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi dalam konteks bisa menjadi pasar supplier dan bahkan sumber untuk mendapatkan progrqm CSR atau program kemitraan bina lingkungan.

Lanjutnya, pemerintah harus diopmalisasi oleh setiap pelaku ekonomi dalam pengembangan usaha kreatifnya. karena berhubungan dengan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Penggunaan media juga harus dioptimalisasi oleh setiap pelaku ekonomi untuk kepentingan membandingkan diri, produk, dan bisnis setiap pelaku ekonomi kreatif. Sehingga sama- sama menguntungkan.

Diharapkan, forum ini dapat meningkatkan pemahaman,menjembatani berbagai pemikiran, serta memberi ruang bagi seluruh stake holder. agar tercipta komunikasi dan koordinasi untuk saling berbagi informasi dan pemikiran yang positif. Akhir dari Forum ini, akan menghasilkan rekomendasi untuk mendukung pelaksanaan program AMO dalam implementasi Ambon sebagai kota Music dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata kota Ambon, Rico Hayat menyatakan, dukungan sepenuhnya, yang dalam upaya tersebut sangat membutuhkan kerjasama dari berbagai stake holder untuk membangun komuitas music yang akan sangat mempengaruhi iklim kota Ambon menuju kota music dunia. yang dimulai dari hal teknis bermusik sampai pemasaran atau bisnis music yang mensejahterakan masyarakat di kota Ambon.

” Sepenuhnya kita dukung, seluruh elemen yang turut terlibat juga diminta perannya baik dalam bentuk kerjasama, koordinasi maupun komunikasi, agar apa yang diinginkan dapat dicapai,” Demikian Hayat. ( FM-09)