BI Maluku Merilis, Bulan September Maluku Alami Deflasi
November 5, 2024AMBON, fokusmaluku.com- Realisasi gabungan kabupaten/kota Provinsi Maluku mengalami deflasi pada September 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik angka realisasi gabungan kabupaten/kota IHK di Maluku mengalami deflasi -0,07 persen (mtm).
Inflasi gabungan kabupaten/kota di Provinsi Maluku terdeflasi tidak sedalam realisasi nasional sebesar -0,12% (mtm). Secara spasial, deflasi bersumber dari Kota Ambon sebesar -0,35% (mtm) dan Kota Tual sebesar -0,37% (mtm), Sedangkan Kabupaten Maluku Tengah tercatat inflasi sebesar 0,44% (mtm).
Realisasi di Maluku yang terdeflasi, utamanya didorong oleh realisasi kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang terkendali. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau terdeflasi sebesar -0,18% (mtm). Demikian diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah , Rawindra Ardiansah melalui releasenya yang diterima media ini, Selasa (05/11/2024)
Realisasi deflasi utamanya bersumber dari komoditas hortikultura, antara lain: cabai rawit, tomat, dan cabai merah dengan andil masing-masing sebesar -0,12% (andil, mtm), -0,09% (andil, mtm), dan -0,08 (andil, mtm).
Penurunan harga pada komoditas hortikultura terjadi di tengah berlangsungnya panen, terutama pada petani yang berlokasi di Kab. Malteng. Selain itu, daerah pemasok luar Provinsi Maluku, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan turut mengalami periode panen, sehingga pasokan komoditas hortikultura meningkat. (**)


