Walikota Ambon Soroti Maraknya Pencurian di Pasar Mardika
Mei 29, 2026AMBON, fokusmaluku.com- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyoroti maraknya kasus pencurian yang terjadi di kawasan Pasar Mardika, khususnya pada gedung baru, dan meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku.
Pernyataan tersebut disampaikan di Ambon, menyusul meningkatnya keluhan para pedagang yang menjadi korban pencurian dalam beberapa waktu terakhir.(24/03/2026)
Dalam keterangannya, Wattimena menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut yang dinilai sangat merugikan pedagang kecil yang menggantungkan hidup di pasar tradisional tersebut.
Mantan Sekwan Provinsi Maluku ini secara terbuka meminta perhatian dari Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku untuk segera mengambil langkah konkret.
“Mohon dengarkan keluhan warga Kota Ambon. Karena pencurian barang milik pedagang di Pasar Mardika (gedung baru) telah terjadi berkali-kali. Kasihan mereka, para pedagang kecil,” ujar Wattimena.
Menurutnya, maraknya pencurian tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menciptakan rasa tidak aman bagi para pedagang. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi di pasar yang menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Wattimena menegaskan bahwa pedagang kecil merupakan kelompok paling rentan terdampak, sehingga perlu adanya langkah serius untuk meningkatkan keamanan di kawasan pasar.
Walikota juga mengusulkan sejumlah upaya, antara lain penambahan petugas keamanan, pemasangan kamera pengawas (CCTV), serta peningkatan pengawasan rutin di area pasar.
Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga mendorong adanya koordinasi lebih intens antara pemerintah provinsi, pengelola pasar, dan aparat keamanan guna menciptakan situasi yang kondusif.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya para pedagang, agar mendapatkan perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas usaha.
“Ini menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat kecil. Karena itu, kami berharap ada perhatian serius dan langkah nyata dari semua pihak terkait,” tegasnya. (**)


