Bank Indonesia Maluku Perkuat Daya Saing UMKM IKRA Lewat Capacity Building

Bank Indonesia Maluku Perkuat Daya Saing UMKM IKRA Lewat Capacity Building

Juni 29, 2026 0 By admin

AMBON,fokusmqluku.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building Anggota UMKM (Industri Kreatif Syariah Indonesia) IKRA Eksisting Tahun 2026 yang digelar di Zest Hotel Ambon, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, ini menghadirkan Tim Belajar Lagi sebagai narasumber, yakni Vebrina Wahyuningtias, Titik Agustiyani, dan Rhesa Nugroho. Pelatihan diikuti oleh para anggota UMKM IKRA Eksisting dengan tujuan meningkatkan kapasitas usaha agar semakin inovatif, kompetitif, dan mampu memperluas pasar.

Dalam sambutannya, Surya Alamsyah menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi pelaku usaha, mulai dari inovasi produk, penguatan manajemen usaha, hingga strategi pemasaran dan peningkatan penjualan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitasnya sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki strategi pemasaran yang tepat, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Menurut Surya, peningkatan kompetensi di bidang manajemen produksi, rantai nilai, pengelolaan keuangan, hingga sumber daya manusia menjadi kebutuhan penting bagi UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperkuat sektor riil sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengakui, masih terdapat berbagai keterbatasan yang dihadapi UMKM di Maluku, khususnya pada aspek manajerial dan pemasaran.

Kondisi tersebut berpotensi menghambat perkembangan usaha, terutama ketika menghadapi tekanan ekonomi akibat berbagai faktor eksternal. Selain itu, skala usaha yang relatif kecil membuat kapasitas produksi UMKM belum mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Karena itu, Bank Indonesia Maluku terus berkomitmen memberikan pendampingan melalui berbagai program pengembangan UMKM, termasuk Capacity Building bagi anggota IKRA Eksisting. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperkuat strategi penjualan, sekaligus mendorong produktivitas pelaku usaha.

Surya juga menegaskan bahwa peran Bank Indonesia tidak hanya terbatas pada menjaga stabilitas moneter, tetapi juga memperkuat sektor riil melalui pengembangan UMKM. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan UMKM membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Tim Belajar Lagi yang telah berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada peserta, serta kepada seluruh anggota UMKM IKRA Eksisting yang terus berkomitmen mengembangkan usahanya.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas pelaku UMKM, sehingga mampu naik kelas, memperluas pasar, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Maluku,” tutup Surya. (**)