OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan, Pelajar Diajak Cerdas Kelola Keuangan

OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan, Pelajar Diajak Cerdas Kelola Keuangan

September 3, 2026 0 By admin

AMBON, fokusmaluku.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku memperingati Hari Indonesia Menabung Nasional sekaligus menggelar Puncak Literasi Keuangan Provinsi Maluku Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar sekolah menengah dari berbagai sekolah di Kota Ambon. Hadir pula perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK), sektor perbankan, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta unsur pimpinan DPRD Provinsi Maluku.

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan.

Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, dalam sambutannya menegaskan bahwa OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan layanan dan produk keuangan yang semakin mudah diakses masyarakat.

“OJK sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 terus mendorong dan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan,” kata Kepala OJK Maluku, Haramain Billady.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan target peningkatan literasi keuangan masyarakat hingga 93 persen pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang semakin cerdas dan mandiri dalam mengelola keuangan.

Untuk mengetahui perkembangan tingkat literasi keuangan masyarakat, OJK setiap tahun melakukan survei secara nasional dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).

“OJK Maluku setiap tahunnya melakukan survei bekerja sama dengan BPS di seluruh Indonesia untuk melihat tingkat literasi keuangan secara nasional,” ujarnya.

Haramain juga meminta dukungan dan kolaborasi seluruh lembaga jasa keuangan di Maluku untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

Menurutnya, literasi keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan masyarakat menggunakan produk perbankan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Ia berharap peningkatan literasi keuangan dapat membuat masyarakat Maluku semakin berhati-hati dalam memilih produk maupun layanan keuangan serta mampu mengenali berbagai modus penawaran keuangan ilegal.

“Kami berharap dengan ditingkatkannya literasi keuangan, masyarakat Maluku dapat mengambil keputusan keuangan yang bijak dan juga terhindar dari jebakan layanan keuangan ilegal,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Indonesia Menabung Nasional dan Puncak Literasi Keuangan Provinsi Maluku Tahun 2026 ini, OJK Maluku menegaskan pentingnya membangun budaya menabung sejak dini sekaligus membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan sebagai modal menghadapi masa depan. ( Eda L)